Ditangkap Setelah DPO, Terpidana Korupsi Setor Denda dan Kerugian Negara

Oktalian

KOTA BENGKULU, sahabatrakyat.com- Sempat buron lalu ditangkap petugas, terpidana korupsi proyek irigasi perumahan Puri Lestari Kota Bengkulu tahun 2012, M Ferry Al Chaidar, hari ini (20/10) dilaporkan bakal membayar denda dan kerugian negara yang
dibebankan kepadanya berdasarkan putusan pengadilan beberapa waktu lalu.

“Iya benar, pada hari ini melalui istri yang bersangkutan sudah datang menyampaikan perihal tersebut. Sekarang sedang di bank untuk mengambil uang lalu diserahkan kepada jaksa untuk disetor ke kas negara,” ujar Kajari Bengkulu melalui Kasi Pidsus Oktalian SH.

Okta menyampaikan, jumlah denda yang akan dibayarkan ke kas negara itu lebih dari Rp 125 juta, masing-masing adalah Rp 50 juta uang denda dan Rp 75 juta lebih adalah uang kerugian negara.

Okta mengatakan, berdasarkan informasi yang disampaikan oleh terpidana, uang yang akan disetorkan adalah sejumlah nilai sebagaimana telah ditetapkan dalam amar putusan pengadilan.

Seperti diketahui, M Ferry Al Chaidar merupakan terpidana kasus korupsi proyek irigasi perumahan Puri Lestari tahun 2012 dengan nilai kerugian negara Rp 75 juta dan dijatuhi
hukuman pidana 1 tahun 6 bulan dan denda Rp 60 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar denda tersebut, maka diganti dengan pidana kurungan selama 1 bulan.

Putusan tersebut oleh Pengadilan Tinggi Bengkulu setelah Jaksa Penuntut Umum melakukan banding atas putusan Pengadilan Negeri Bengkulu di tingkat pertama.

Terpidana kemudian melakukan kasasi ke Mahkamah Agung dan kasasi tersebut ditolak. Eksekusi yang bersangkutan berdasarkan putusan kasasi yang tertuang dalam Putusan
Mahkamah Agung RI tertanggal 4 September 2015.

Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor: 1712 K/Pid.Sus/2014 tanggal 4 September 2015, Ferry dijatuhkan membayar uang denda Rp 50 juta dan uang pengganti Rp  75.606.188,11 dan biaya perkara Rp 2.500;


Penulis: RRI Bengkulu