Beranda Bengkulu DPC PDI Perjuangan Pastikan Tak Ada Pemotongan Beasiswa PIP di Lebong

DPC PDI Perjuangan Pastikan Tak Ada Pemotongan Beasiswa PIP di Lebong

LEBONG – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Lebong memastikan bahwa Penyaluran Beasiswa Program Indonesia Pintar ( PIP) melalui jalur aspirasi Wakil Ketua Komisi X DPR RI sdri MY.ESTI WIJAYANTI,SH tidak dikenakan potongan dalam bentuk apa pun.

Hal tersebut dikatakan Ketua DPC PDI Perjuangan Lebong Etti Susiani S.A.B didampingi sekretaris dan Bendahara serta seluruh pengurus DPC PDI Perjuangan Lebong saat melaksanakam konferensi pers di Sekretariat DPC PDI Perjuangan. Suka Marga Lebong Senin sore (01/06/2026).

Etti Susiani,S.A.B menegaskan bahwa seluruh dana PIP harus diterima utuh oleh siswa penerima manfaat yang sudah selesai disalurkan beberapa hari yang lalu di sekretariat DPC PDI Perjuangan kabupaten Lebong.

“Bantuan PIP ini tidak ada potongan sedikit pun dari siapa pun dan untuk alasan apa pun. Jika ada pemotongan, itu tidak dibenarkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Jagat media sosial (Medsos) di Kabupaten Lebong dibuat heboh dengan beredarnya video yang diunggah akun Facebook Susi Yulianti SE terkait beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) jalur aspirasi Anggota DPR RI. Video itu pun viral dan banyak berseliweran di faceb0ok sejak Kamis (28/5/2026).

‎Terlihat dalam video berdurasi kurang lebih 5 menit tersebut, seorang perempuan mengenakan jilbab berbicara menggunakan Bahasa Daerah (Bahasa Rejang,red) seperti menumpahkan uneg-uneg-nya terkait PIP.


‎Dari narasi panjang yang ia sampaikan, salah satu penekanan perempuan tersebut mengarah pada imbalan atas jerih payahnya sebagai operator yang menginput nama-nama anak sebagai calon penerima PIP.

‎Ia blak-blakan mengatakan bahwa tidak lagi bisa membantu orang yang tidak memberi. Meskipun tidak secara gamblang menyebut bahwa ia mengharapkan upah berupa uang dari penerima PIP, namun publik menduga bahwa yang dimaksudkannya adalah timbal balik berupa uang dari orang tua yang anaknya ditetapkan sebagai penerima PIP.

“Kami tidak mengenal perempuan viral itu. Dan kami pastikan itu bukan kader PDI Perjuangan”, tegasnya.

Kemudian, ia mendorong para orang tua dan siswa untuk memanfaatkan bantuan tersebut sebaik-baiknya. Apabila ada pihak pihak lain mengatasnamakan kader PDI Perjuangan dan meminta sejumlah uang pihaknya tegaskan itu tidak Benar.

“Kami menghimbau kepada Anak-anak Penerima PIP memanfaatkan sebaik mungkin ,serta fokus belajar, sementara orang tua diharapkan terus mendampingi dan bekerja keras demi masa depan anak-anak”, pungkasnya. (Aan)