Rejang Lebong, Bengkulu – Dua pelajar MTs Negeri 1 Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu meninggal dunia akibat tenggelam di Bendungan Trokon atau Musi Kejalo di Desa Cawang Lama Kabupaten Rejang Lebong.
Kapolsek Selupu Rejang Iptu Ibnu Sina di Rejang Lebong, Selasa, mengatakan dua pelajar putri yang tenggelam di Bendungan Musi Kejalo atau disebut warga setempat Bendungan Trokon, terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Keduanya meninggal dunia setelah tenggelam di dekat bendungan yang memiliki kedalaman 3,5 meter.
“Korbannya ialah Laura Nur Hidayah Rahmaini, umur 13 tahun, yang tinggal di Desa Pekalongan Kecamatan Ujan Mas, dan Devani, umur 13, tinggal di Desa Durian Depun Kecamatan Merigi,” kata dia.
Dia menjelaskan, keduanya dinyatakan telah meninggal dunia, kendati sempat dibawa ke Rumah Sakit An Nissa Curup oleh warga dan perangkat Desa Cawang Lama.
Ditambahkan Kapolsek, dari hasil pemeriksaan di lokasi diketahui kedalaman bendungan mencapai 3,5 meter. Pihaknya menduga kedua korban tenggelam karena tidak bisa berenang.
“Akibat kejadian tersebut dua pelajar ini dinyatakan meninggal dunia. Kami mengimbau masyarakat, terutama anak-anak, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area bendungan atau sungai,” tegasnya.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis di RS An Nissa, kemudian jenazah kedua korban langsung dibawa ke rumah duka di Kabupaten Kepahiang yang posisinya berbatasan dengan Kabupaten Rejang Lebong.
Sementara itu keterangan saksi Tiara (13), yang merupakan teman korban, menjelaskan kejadian itu berawal ketika mereka bertiga pulang dari sekolah mereka yang berada di Kecamatan Merigi Kepahiang. Ketiganya tidak langsung pulang ke rumah melainkan pergi ke Bendungan Trokon untuk mandi.
“Laura yang bermain air di pinggir bendungan kemudian bergerak ke bagian tengah dan tiba-tiba tenggelam. Melihat itu, Devani berusaha menolong, namun ikut terseret dan tenggelam'” kata Tiara.
Menurut Tiara diri yang panik sempat mencoba memberikan pertolongan, namun hampir ikut tenggelam sebelum berhasil menyelamatkan diri. Ia kemudian menghubungi rekannya, Ridho serta meminta pertolongan warga yang melintas, salah satunya Wanda Prayoga (26), petani asal Desa Cawang Lama.
Dengan bantuan warga, kedua korban berhasil dievakuasi dan dibawa menggunakan mobil Kadus II Desa Cawang Lama, menuju RS An Nissa. Namun setibanya di rumah sakit, keduanya dinyatakan telah meninggal dunia. (**)





