Gunung Daun Penuh Sampah, Pemuda Baru Manis Prihatin

Tumpukan sampah di Gunung Daun/Foto: Juanda

REJANG LEBONG, sahabatrakyat.com-Keindahan alam sudah seharusnya dijaga agar terus menjadi lestari dan memberikan manfaat untuk kehidupan masyarakat bukan dirusak ataupun dikotori dengan banyak sampah yang menimbulkan bau busuk serta tak dapat dilebur oleh alam.

Seperti tumpukan sampah yang ditemukan di kawasan hutan gunung Daun atau lebih akrab disebut Bukit Daun yang masuk dalam kawasan Kecamatan Bermani Ulu Kabupaten Rejang Lebong oleh 8 pemuda Desa Baru Manis yang melakukan pendakian di Gunung tersebut pada Minggu (30/8/2020).

Juanda Effendi (30 tahun) salah satu pendaki yang menemukan banyak tumpukan sampah di kawasan hutan Gunung Daun yang merupakan salah satu lokasi wisata alam menjanjikan di Rejang Lebong mengatakan kepada jurnalis sahabatrakyat.com kemarin. Sampah-sampah tersebut tidak hanya ditemukan disepanjang jalur pendakian, namun juga di lokasi Danau Telapak Kaki yang ada di puncak Gunung Daun.

“Sepanjang perjalanan sampai ke puncak Gunung Daun, kami banyak sekali menemukan sampah, mulai dari bungkus makanan sampai ke kaleng-kaleng makanan, yang kesemuanya tidak dapat dilebur oleh alam,” sampai Juanda.

Penemuan banyak sampah di kawasan Gunung Daun tersebut, sebenarnya menurut Juanda yang didampingi beberapa pemuda Baru Manis lainnya bukan kali pertama, namun beberapa waktu sebelumnya juga pernah menemukan banyak sampah yang diduga kuat berasal dari para pendaki yang sengaja naik ke kawasan Gunung Daun yang memiliki ketinggian mencapai 2.467mdlp itu.

“Ini bukan yang pertama kalinya, beberapa kali kami mendaki juga kami menemukan juga banyak sampah bahkan sampai ke pinggiran danau, ini kami duga sampah-sampah yang berasal dari para pendaki yang tidak bertanggungjawab,” ujar Juanda lagi.

Terkait kondisi tersebut, Juanda berharap dan meminta kepada siapa pun yang melakukan pendakian untuk dapat menjaga kelestarian alam dengan salah satunya tidak membuang sampah dihutan atau di gunung. Apalagi sampah-sampah yang tidak dapat dilebur oleh alam.

“Kami sangat menyesalkan, dan meminta agar kepada para pendaki siapa pun, untuk dapat menjaga kebersihan dengan tidak meninggalkan sampah di gunung atau di hutan,” pintanya.

Lelaki yang juga berencana hendak membentuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di wilayah Desa Baru Manis Kecamatan Bermani Ulu yang merupakan salah satu pintu masuk jalur pendakian ke Gunung Daun menjelaskan dengan penemuan banyak sampah di Gunung Daun tersebut, dirinya bersama tujuh rekannya berusaha melakukan pembersihan semampunya, termasuk sampah-sampah yang ditemukan di tepian Danau Telapak Kaki.

“Ada yang kami kumpulkan kemudian kami bakar, ada yang kami kumpulkan dan bawa pulang, dan jujur kami tidak mampu membersihkan semuanya, masih ada yang tercecer di lokasi, rencananya kami akan melakukannya lagi nanti, dan kami juga berharap ada dukungan dari Pemerintah Desa untuk segera membentuk Pokdarwis di desa Baru Manis agar nanti mereka bisa secara leluasa membantu menjaga mengawal kelestarian alam Gunung Daun,”akhirnya. (brn)