Hearing dengan Dinas BPKAD, Berikut Usulan Komisi III DPRD Kota Bengkulu

KOTA BENGKULU, sahabatrakyat.com– Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Bengkulu menggelar hearing bersama dengan Dinas BPKAD Kota Bengkulu, Senin (08/06/2020) terkait realisasi dana penanganan Covid-19 di Kota Bengkulu.

Hearing dihadiri langsung Kepala BPKAD Arif Gunadi didampingi staf dan Anggota Komisi III DPRD Kota Bengkulu, yakni:

1. Mela (Golkar)
2. Bahyudin (PPP)
3. Imran H (Hanura)
4. Sri (PKS)
5. Baidari (Nasdem)
6. Herimanto (PAN)
7. Fatmawati (Gerindra)
8. Yani (Demokrat)
9. Dediyanto (PAN) selaku waka komisi III yg memimpin rapat.

Pada kesempatan itu Komisi III mempertanyakan perjalanan dana Covid-19 di rekening BTT senilai Rp204, 541 milyar. Hal ini dilakukan demi terlaksananya transparasi publik.

“Untuk sama sama kita ketahui bahwa dana tersebut sudah terdistribusi sebanyak Rp.79.992.267.730; ke Beberapa OPD terkait, beberapa diantaranya Dinas sosial, Damkar, Dishub , RSUD, BPBD, pol PP, Inspektorat, dan Dinas Kesehatan,” papar Kepala BPKAD Arif Gunadi menjawab pertanyaan Komisi III.

Sedangkan dana yang belum terdistribusi, lanjut Arif, ada sekitar Rp.124 M. Dana ini tetap standby, dan akan digunakan untuk penanganan Covid-19.

“Jika perkembangan Covid-19 terkendali dengan baik maka alokasi dana bisa diberdayakan kembali oleh OPD,” jelasnya.

Lebih lanjut Komisi III juga meminta agar BPKAD terus memonitor dana pada OPD yang menerima, sehingga berapa yang sudah termanfaatkan dan belum termanfaatkan bisa day to day updatenya.

“Bagaimana untuk detail penggunaan dana ini, seperti teknis pelaksanaan dan detail kegiatan, kita serahkan pada masing-masing komisi dengan mitranya di OPD,” kata Komisi III.

Menurut Arif, dana tersebut bisa dimanfaatkan ketika APIP dan APH (Aparat Penegak Hukum) sudah merekomendasikan, dan artinya proses penggunaan dana ini berlapis dalam pengawasannya. (ADV)