Kompetisi Sepak Bola Liga III Bengkulu Digelar Mulai Oktober

Rapat Pengurus Asprov PSSI Bengkulu belum lama ini/Foto: rri.co.id

BENGKULU, sahabatrakyat.com- Ajang kompetisi sepak bola Liga 3 Bengkulu dipastikan kembali bergulir. Jika tak ada kendala, gelaran perdana akan dimulai Oktober 2020.

Kepastian itu diungkap Ketua Umum ASPROV PSSI Bengkulu Agus Salim. Jadwal itu, kata Agus Salim, sudah diputuskan dalam rapat ASPROV PSSI Bengkulu yang digelar belum lama ini di Kota Bengkulu.

“Liga tiga dimulai awal Oktober, berdekatan dengan Liga I dan menjelang peringatan HUT Provinsi Bengkulu,” ujar Agus Salim kepada RRI usai rapat yang dihadiri lengkap oleh jajaran Pengurus ASPROV Bengkulu itu.

Agus menjelaskan, kompetisi sepak bola yang berlangsung dalam masa pandemi Covid-19 ini juga tetap memperhatikan protokol kesehatan sesuai dengan arahan PSSI Pusat.

Itu artinya, semua pemain dan official akan terlebih dulu memastikan dirinya tidak terpapar Covid-19. Sebelum masuk lapangan dan bertanding, mereka akan diperiksa dulu. Bahkan atlet harus lalui rapid tes.

“Kalau ada pemain atau official yang suhu tubuhnya di atas 38 atau 39 derajat celcius, sudah bisa dipastikan tak boleh masuk atau main dan wajib isolasi,” kata Agus.

Agus mengatakan, selain jadwal Liga 3, pihaknya juga sudah membahas bagaimana persiapan menuju PON Papua 2021. Salah satunya adalah rancangan panitia. Sepak bola sendiri, kata Agus Salim, akan dikoordinir oleh Asprov Bengkulu.

Terkait rancangan panitia itu, kata Agus, juga menindak-lanjuti permintaan KONI Bengkulu yang sudah meminta pihaknya menyampaikan nama-nama kontingen dari cabang sepak bola.

“Sebagian besar adalah tim Porwil lalu ditambah dengan tim dari Asprov sendiri. Tim akan segera di SK kan untuk memastikan siapa-siapa yang ikut. Baik tim official maupun manajernya. Supaya kita lebih siap,” ujarnya.

Agus Salim menambahkan, atlet sepak bola yang akan diberangkatkan nanti merupakan gabungan tim Porwil dengan sejumlah pemain tambahan. Mereka ini adalah bintang-bintang sepak bola Bengkulu yang diharapkan bisa menambah kekuatan tim.

Menurut Agus, pemain bintang tambahan itu juga bisa berasal dari pemain nasional yang jumlahnya bisa maksimal 5 pemain. Namun soal keputusan mendatangkan pemain nasional itu nanti akan sangat tergantung dengan kemampuan anggaran daerah.

“Tapi memang tidak wajib dari atlet nasional. Tapi kalau kemampuan anggaran kita memungkinkan kenapa tidak untuk ikut menambah kekuatan kita,” katanya.

Sementara keputusan penting ketiga yang dihasilkan dalam rapat koordinasi itu adalah terkait Kongres tahunan Asprov yang idealnya digelar minimal sekali dalam satu tahun.

“Namun karena ada hal-hal yang perlu dibahas, seperti pengunduran diri ketua umum PSSI pusat dan dinamika lainnya, maka Kongres perlu digelar,” kata Agus Salim.

Hanya saja karena Covid-19, Asprov PSSI Bengkulu sendiri belum siap jika harus dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Kata Agus, Kongres Asprov Bengkulu diperkirakan digelar awal tahun depan atau setelah Kongres PSSI Pusat.

“Kalau PSSI pusat di bulan Januari, kita perkirakan Kongres Asprov Bengkulu di bulan Februari,” katanya. “Itulah agenda yang kami rapatkan tadi agar bisa disampaikan ke masyarakat pencinta sepak bola Bengkulu,” tandasnya.

Liga Kota Bengkulu

Sementara Plt Ketua Asprov Kota Bengkulu menyampaikan rencananya yang akan menggelar kompetisi sepak bola Liga Kota memperebutkan Piala Asprov Kota Bengkulu dalam rangka menginventarisir keanggotaan atau klub-klub non liga di Kota Bengkulu.

Selain turnamen, lanjut dia, Asprov Kota Bengkulu juga akan melaksanakan pelatihan bagi wasit untuk lisensi C3. Karena itu ia mengimbau agar klub yang ada bisa mendaftarkan diri.

Lebih jauh ia juga mengimbau agar Askab Futsal segera meng-SK-kan anggota atau klub futsal di daerah masing-masing. Sebab dalam waktu dekat, Asosiasi Futsal Bengkulu juga akan menggelar kongres.


Penulis: RRI Bengkulu | Editor: Jean Freire