BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com Kelangkaan minyak goreng dan harganya yang melambung ikut dirasakan warga di Bengkulu Utara. Bahkan demi mendapatkan migor, warga rela antri sekalipun harus mengabaikan protokol kesehatan di masa pandemi ini.

Menanggapi kondisi itu, Kepala Dinas Perdagangan Bengkulu Utara, Suharlan mengatakan Pemkab Bengkulu Utara sudah melakukan sejumlah langkah dan upaya demi mencegah kelangkaan. Di antaranya dengan menggelar inspeksi mendadak ke sejumlah distributor minyak goreng bersama Polri dan Kejaksaan.

“Bupati juga sudah bersurat resmi kepada distributor yang punya jaringan operasi di Bengkulu Utara agar suplai minyak goreng ke Bengkulu Utara tidak macet. Kita juga berkoordinasi dengan Bulog, Dinas Perdagangan Provinsi bahkan ke Kementerian terkait,” ungkap Suharlan yang dikonfirmasi via WhatsApp, Sabtu (12/3/2022).

Suharlan mengatakan Pemkab BU juga tidak mau melihat masyarakat harus antri sampai berdesak desakan demi minyak goreng. Apalagi sampai ada yang jatuh pingsan seperti di daerah lain.

“Kami terus upaya bagaimana caranya minyak goreng tidak langka dan harganya sesuai dengan ketentuan dalam Permendag,” tandas Suharlan.


Pewarta: MS Firman