Polisi Bekuk Begal di 14 Titik di Bengkulu

Polda Bengkulu ungkap pelaku kasus curas di 14 TKP di Kota Bengkulu/Foto: Ist

BENGKULU, sahabatrakyat.com– Kerja keras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bengkulu dan jajaran mengungkap kasus kejahatan di Kota Bengkulu membuahkan hasil. Lima pria diduga pelaku begal diringkus. Tiga di antaranya masih berstatus ayah dan anak.

Pengungkapan kasus dan penangkapan para tersangka itu disampaikan
Direktur Reskrimum Polda Bengkulu Kombes Pol Tedy Suhendyawan Syarif, S.IK., M.H didampingi Kasubdit III Jatanras AKBP Max Mariners S.IK dan Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Bengkulu AKBP Agung Darmanto dalam Konferensi Pers di selasar gedung Direktorat Reskrimum, Rabu (14/10/2020).

Kombes Tedy mengungkapkan pengungkapan kasus begal dengan motif menjadi anggota polisi ini berawal dari tertangkapnya tersangka berinisial RD yang diduga sebagai penadah saat akan menjual hape jenis Samsung M20 kepada temannya di STQ.

Usai menangkap RD, polisi lalu melakukan penyelidikan dan diketahui hape tersebut didapatkan dari dua orang tersangka berinisial FA dan FB.

”Tanggal 15 September anggota berhasil mendapatkan barang bukti dari rangkaian hasil kejahatan curas yang dilakukan tersangka,” jelas Tedy.

Usai mendapatkan barang bukti hasil kejahatan yang dilakukan oleh kedua tersangka, lanjut Tedy, pihaknya langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap keduanya di depan ATM jalan Jelambar Utama Kelurahan Jelambar Kecamatan Jakarta Barat pada tanggal 03 Oktober 2020.

”Setibanya di Bengkulu anggota kita langsung mencari alat bukti yakni senpi yang digunakan oleh tersangka dalam melakukan aksinya,” lanjut Tedy.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, diketahui bahwa alat bukti berupa senpi yang digunakan oleh tersangka disimpan di rumah tersangka GN dan LS, warga Kabupaten Seluma.

”Setelah berhasil mendapatkan senpi, anggota kita melakukan pengembangan dan diketahui bahwa barang hasil kejahatan yang didapatkan oleh tersangka dijual kepada HR sehingga anggota langsung melakukan penangkapan,” katanya.

Ditambahkan Tedy, dari keterangan awal kepada tersangka FA dan FB diketahui bahwa mereka melakukan aksinya bersama dengan dua orang rekannya yang saat ini telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Bengkulu.

Adapun barang bukti yang berhasil disita dari tangan kelima tersangka yakni berupa handphone Samsung Galaxy M20, Redmi 5 Pro warna hijau, Redmi Note 9 warna biru, Samsung Galaxy J6 Plus warna biru, 1 unit mobil Cayla dengan plat B 1458 NRT warna putih, 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion tanpa nopol warna putih, 1 pucuk senpi rakitan dengan 6 silinder, 16 butir amunisi tajam beserta dudukan peluru, 1 pucuk air sofgun, 1 kaleng amunisi air softgun, 1 bilah pisau bergagang kayu dengan sarung kayu, 1 bilah senjata jenis rencong dengan mata kuningan, 1 buah tas ransel warna merah hitam, 1 kantong plastik warna hitam.

Adapun 14 TKP aksi kejahatan yang dilakukan tersangka di antaranya Muara Bangkahulu, Medan Baru, Pasar Pedati, Gedung STQ, gerbang STQ, Padang Jati S Parman, kantor Camat Muara Bangkahulu, Pasar Bengkulu SMP 7, Belakang Pondok gedung DPRD baru, Unib, Pondok Kelapa, Pasar Kaget Pematang Gubernur, Tapak Paderi, dan Pasir Putih Pantai Panjang.


Pewarta: Jean Freire