

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Malam itu (Rabu, 27 April 2022) Muhammad Dhafir Pratama (4 bulan) balita asal Desa Tambak Rejo, Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara masih terbaring lemah di ruang IGD RSUD Arga Makmur. Tubuh mungilnya masih berjuang keras melawan sakit yang mendera.
“Ada luka di lambungnya,” kata ayahnya, Deni Irawan (25 tahun) saat dibincangi sahabatrakyat.com, Rabu (27/4/2022) malam.
Deni mengaku anaknya bisa sampai ke rumah sakit lantaran bantuan warga dari desa tetangga yang sengaja datang ke rumah kontrakannya setelah mengetahui kondisi anaknya.
Deni mengaku anaknya sempat dibawa ke puskesmas. Namun tak bisa lama dan disarankan dirujuk ke rumah sakit. Hanya saja karena terbentur biaya, Deni yang sehari-hari bekerja sebagai penjual kerupuk tak punya daya merujuk anaknya ke rumah sakit agar anaknya bisa ditangani lebih baik.
“Sebenarnya pihak Rumah Sakit Umum Daerah menyarankan untuk rawat inap, namun keterbatasan biaya dari keluarga menjadi kendala sehingga kami belum memutuskan agar anak kami mendapatkan penangganan serius,” keluh Deni.
Pewarta: MS Firman







