Terjadi Berulang-ulang, Polisi Lidik Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Warga antri gasl LPG 3 kg di kota Bengkulu/Foto: FB Heriandi Amin

BENGKULU, sahabatrakyat.com– Kelangkaan gas elpiji 3 kg di Kota Bengkulu dan sejumlah daerah sudah dipantau aparat kepolisian. Karena sudah sering terjadi, polisi menduga ada indikasi permaian oknum atau pelaku kejahatan.

“Kami sebagai Ka Satgas Pangan di Bengkulu ini kami hanya memonitor masalah sembilan harga bahan pokok saja untuk sementara ini. Tetapi untuk BBM dan gas, dari pihak Pertamina juga belum ada menghubungi kami untuk rapat soal kelangkaan ini,” kata Direktur Reskrimsus Polda Bengkulu Kombes Pol. Dedy Setyo Yudho Pranoto..

“Tapi karena ini sudah terjadi berulang-ulang, maka kami akan lakukan penyelidikan. Sebenarnya berapa sebenarnya kouta atau kebutuhan gas 3 kg di Bengkulu ini,” lanjutnya.

Ia menegaskan, jika sudah ada indikasi penyimpangan maka kepolisian akan memprosesnya secara hukum. Sebab gas 3 kg ini menyangkut hajat atau kebutuhan warga miskin.

Menurut dia, ada beberapa modus operandi yang dilakukan pelaku sehingga menyebabkan kelangkaan gas 3 kg. Biasanya gas 3 kg ditimbun untuk dioplos menjadi gas 12 kg sehingga harganya naik karena sudah tak lagi pakai harga subsidi.

“Jadi kalau sudah ada yang melakukan itu, maka itu sudah tindak pidana,” katanya. “Nah ini nanti akan kita tanya agen-agen yang ada di sini. Kita minta mereka ajukan data dan fakta secara transparan,” katanya.

Meski belum ada temuan atau indikasi kuat yang mengarah kepada pelaku, namun karena sudah beragam informasi dan fakta terjadi kelangkaan di lapangan, Dedy memastikan polisi akan turun menyelidiki penyebab kelangkaan ini.


Sumber: RRI Bengkulu | Editor: Jean Freire