Tetap Patuhi Protokol Kesehatan Meski Sudah Divaksin

Vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan di Mapolda Bengkulu/Foto: ist

BENGKULU, sahabatrakyat.com– Kapolda Bengkulu Irjen Pol Teguh Sarwono mengimbau sekaligus mengajak jajarannya dan masyarakat Bengkulu agar mau divaksin demi mencegah diri terpapar virus Covid-19.

Kapolda mengatakan, ia sendiri sudah menjadi orang pertama di Polda Bengkulu yang menerima vaksin Sinovac. Dan setelah divaksin ia memastikan tak mengalami efek atau gejala yang mengkhawatirkan.

Ajakan itu sendiri disampaikan Kapolda Bengkulu usai meninjau langsung vaksinasi covid-19 bagi anggota Polri tenaga kesehatan di lingkungan Bidang Dokkes dan RS Bhayangkara Polda Bengkulu, Senin, 18 Januari 2021.

Biddokes Polda Bengkulu sendiri menerima drop vaksin Covid-19 dari Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu sebanyak 56 vial bagi tenaga kesehatan di Biddokes dan 336 vial bagi tenaga kesehatan di rumah sakit Bhayangkara.

Dikatakan Kapolda, meski sudah divaksin, adaptasi kebiasaan baru seperti menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun serta menjaga kebersihan tetap harus dilanjutkan.

Sementara Kepala Bidang Dokkes Kombes Pol Diah Yamini menjelaskan, untuk tahap pertama ini memang tenaga kesehatan menjadi prioritas penerima vaksin. Setelah itu akan dilanjutkan bagi anggota Polri lainnya yang direncanakan pada April mendatang.

Ia mengatakan, vaksinasi perdana bagi tenaga kesehatan di Biddokkes Polda Bengkulu dan RS. Bhayangkara Bengkulu sejumlah 196 orang, terdiri dari nakes 4 klinik Bhayangkara Medika yang berada di Bengkulu dan Polres-Polres.

Diah menjelaskan, sebelum menjadi penerima vaksin, seseorang itu harus terdaftar terlebih dulu. Nantinya yang bersangkutan akan menerima pesan singkat tentang kapan dan dimana ia harus menerima vaksin tersebut.

Namun, kata Diah, sebelum disuntik, seseorang itu akan melalui proses skrining terlebih dulu untuk memastikan kesiapan. Jika yang bersangkutan tak lolos skrening maka vaksin akan ditunda sampai kondisi kesehatan orang itu siap.

Dikatakan Diah, seperti umumnya vaksinasi, setiap orang yang sudah disuntik vaksin tentu akan memberi reaksi yang beragam. Mulai ringan, sedang hingga berat.

Diah menandaskan, Gejala yang umum adalah pegal dan demam. Yang bisa mengkhawatirkan adalah jika seseorang sampai shock. Kondisi shock itu biasanya
bukan semata-mata karena vaksin, tapi memang tak cocok terhadap semua jenis obat.


Pewarta: Jean Freire | Sumber: rri.co.id