SAHABAT RAKYAT, Lebong – Destinasi wisata alam Air Terjun Tik Kersip yang terletak di Desa Bioa Sengok, Kecamatan Rimbo Pengadang, Kabupaten Lebong, kini tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Keindahan alamnya yang masih asri dan alami membuat tempat ini semakin ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun luar daerah.
Air terjun ini menawarkan panorama yang begitu memukau, dengan aliran air yang jatuh bertingkat di antara bebatuan besar yang diselimuti lumut hijau. Dikelilingi hutan yang rindang, suasana di lokasi terasa sejuk, tenang, dan sangat cocok untuk melepas penat dari aktivitas sehari-hari.
Air Terjun Tik Kersip lebih dari sekadar keindahan alam, tempat ini menyimpan saksi bisu sejarah. Di sudut air terjun, terdapat kolam-kolam kecil yang konon menjadi tempat pemandian khusus bagi para noni-noni Belanda di masa lampau.
Berendam di jernihnya air yang mengalir di antara bebatuan seolah membawa kita kembali ke masa kolonial, di mana keanggunan berpadu dengan keasrian alam yang magis.
Banyak warganet menilai pose dan ekspresi dalam foto tersebut memiliki kemiripan dengan sosok “lapas Allah”, yang semakin menambah daya tarik viralnya.
Keindahan Air Terjun Tik Kersip bukan hanya terletak pada visualnya, tetapi juga pada suasana alami yang masih terjaga. Airnya yang jernih dan segar mengalir langsung dari pegunungan, menjadikannya tempat favorit untuk bermain air dan berfoto.
Kepala Desa Bioa Sengok berharap popularitas ini dapat meningkatkan kunjungan wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kita berkomitmen kembangkan wisata Air Terjun Tik Kersip agar para wisatawan Nasional tertatik berkunjung ke Lebong”, harapnya.
Kemudian, mereka juga mengimbau para pengunjung untuk tetap menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan agar keindahan Air Terjun Tik Kersip tetap terjaga. (Red)







