Pada 2018, Mukomuko Berencana Luncurkan PSC 199

MUKOMUKO – Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, berencana meluncurkan program pelayanan tanggap darurat “Public Safety Center” (PSC) 199 guna membantu penanganan kesehatan secara cepat pada 2018.
“Rencana peluncurannya tahun 2018. Tahun ini menyiapkan perencanaan dan detail engeneering design (DED) pembangunan gedung PSC 119,” kata Kabid Bina Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Heri Junaidi, di Mukomuko, Kamis.
Pemerintah daerah setempat tahun ini mengalokasikan dana dalam APBD perubahan untuk membuat perencanaan dan DED gedung PSC 119.
Ia mengatakan instansinya menggunakan jasa konsultan perencanaan di daerah itu untuk melaksanakan kegiatan perencanaan fisik dan DED pembangunan gedung PSC 119.
Instansinya mengusulkan anggaran pembangunan gedung PSC 119 di komplek perkantoran pemerintah daerah setempat kepada pemerintah pusat.
“Kita hanya menyiapkan perencanaan dan DED, selanjutnya anggaran pembagunannya dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Ia menyatakan fungsi PSC 119 memberikan pelayanan tanggap darurat penanganan kesehatan secara cepat karena kejadian kecelakaan lalu lintas di jalan raya, termasuk korban tenggelam.
Petugas PSC 119 bertugas membantu dalam memberikan pertolongan pertama secara cepat terhadap korban kecelakaan dan tenggelam sampai korban dirujuk di RSUD setempat.
Ia menjelaskan selama ini banyak orang yang salah dalam memberikan pertolongan pertama terhadap korban kecelakaan lalu lintas.
Seharusnya orang yang dirujuk ke RSUD tersebut harus dipastikan dalam keadaan sadar, sedangkan kalau sudah meninggal dunia tidak perlu dibawa ke RSUD.
Untuk itu, katanya, keberadaan petugas PSC 119 akan mengubah cara orang dalam penanganan pasien korban kecelakaan dan tenggelam Ia menyatakan tidak hanya kejadian kecelakaan lalu lintas dan tenggelam, termasuk pelayanan tanggap darurat di rumah orang yang terkena serangan jantung. Sebelum orang itu dirujuk, petugas akan memberikan tindakan utama dalam menyelamatkan warga.
“Semua yang dilakukan oleh petugas PSC 199 ini tidak dipunggut biaya,” ujarnya.
Ia berharap, keberadaan PSC 199 meningkatkan harapan hidup bagi warga yang mengalami kecelakaan lalu lintas. (Antara)