Tempuh Jalan Damai, Pejabat Lebong Mohon Maaf…

Proses damai antara Ria dan Emi Wati/Foto: Tribratanewsbengkulu

LEBONG, sahabatrakyat.com Polres Lebong memastikan tak melanjutkan penanganan kasus siram cabe oknum pejabat di Pemkab Lebong menyusul kesepakatan damai yang sudah ditempuh para pihak. Sebagai pelapor, Ria Puspita Sari juga sudah mencabut laporannya.

Seperti sudah menjadi perbincangan di publik, Ria Puspita Sari, ASN yang juga Kasi Pembinaan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lebong, melaporkan Emi Wati ke Polres Lebong atas dugaan penganiayaan.

Laporan Ria menyebut Emi yang juga kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Lebong itu telah menyiram sambal cabe ke wajahnya beberapa waktu lalu. Peristiwanya di Kantor Nakertrans di Jalur Dua Tubei, Rabu pagi (8/7/2020).

Proses damai sendiri berlangsung di kediaman keluarga Ria di Desa Talang Liak II Kecamatan Bingin Kuning, Senin malam (20/7/2020).

”Tadi malam pihak Kadis telah datang menemui keluarga dan orang tua saya dan meminta agar permasalahan dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan,” kata Ria Puspita di Mapolres Lebong, Selasa(21/7/2020).

Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur, S.Ik., melalui Kasat Reskrim Iptu Didik Mujiyanto didampingi Kanit Pidum, Ipda Albeth Salomo Sinulaki, memastikan kasus dugaan kasus penganiayaan tidak akan dilanjutkan.

”Terkait laporan yang kami terima dan dilakukan proses penyidikannya oleh Unit Pidum mengenai kasus penganiayaan yang dilakukan oleh saudari EW kepada RP, keduanya telah sepakat untuk berdamai,” kata Kanit Pidum.

Albeth mengatakan, apabila pelapor dan terlapor sudah bersepakat dan merasa adil ketika kasus tidak dilanjutkan maka pihak kepolisian tak bisa memaksa.

Namun untuk melengkapi berkas penyelesaian perkara, lanjut Kanit Pidum, pihaknya meminta kedua belah pihak agar datang ke Mapolres Lebong dan melakukan perdamaian di Mapolres agar dapat didokumentasikan sebagai bukti bahwa keduanya telah bersepakat untuk berdamai.

Sementara itu, Kadis Pertanian dan Perikanan Lebong, Emi Wati menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Lebong terkait insiden penyiraman air cabai yang menggegerkan itu.

“Terkait penyiraman cabe, kami kedua belah pihak minta maaf kepada masyarakat. Dan untuk berikutnya kami tidak akan mengulangi kejadian ini. Semoga kedepan lebih damai dan aman,” ungkap Emi usai mendatangi di Mapolres Lebong.

Hal senada disampaikan Ria Puspita. Sebagai korban ia sudah memaafkan tindakan yang dilakukan terlapor. “Semoga kedepannya, hubungan antara saya dengan saudari Emi Wati dapat berjalan dengan baik, dan membangun silaturahmi yang baik. Saya juga menyampaikan maaf terhadap masyarakat Lebong terkait kasus dan tindakan yang terjadi ini,” ujarnya.


Sumber: Tribratanewsbengkulu