Terbengkalai 9 Tahun, Pustu Desa Tanjung Putus Direhab Tahun Depan

Hampir sembilan tahun pasca-gempa, Polindes ini terbengkalai/firman.srb.doc
Hampir sembilan tahun pasca-gempa, Polindes ini terbengkalai/firman.srb.doc

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Tanjung Putus, Kecamatan Kerkap, Kabupaten Bengkulu Utara, yang hampir sembilan tahun tidak bisa digunakan lantaran rusak pasca-gempa, bakal direhab oleh Pemkab Bengkulu Utara pada tahun 2017.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Utara H. Ikhsan, SKM, M.Kes saat dikonfirmasi sahabatrakyat.com baru-baru ini di Arga Makmur. “Insya Allah, tahun 2017 kita rehab. Kita tak bisa bilang pasti dibangun. Yang jelas usulannya sudah masuk. Itu prioritas kami,” ujar Ikhsan.

Berdasar pantauan sahabatrakyat.com beberapa waktu lalu, aset daerah itu mengalami rusak berat pasca-bencana gempa bumi tahun 2007 lalu. Meski pemerintah desa setempat berkali-kali mengusulkan perbaika, namun belum sekalipun pustu itu direhab atau diperbaiki.

Disinggung masalah kekurangan bidan desa, Ikhsan mengatakan sementara ini bidan PTT moratorium belum ada pengangkatan PTT baru. Karena itu, bidan yang ada diminta untuk meng-cover desa tetangganya. “Kan jaraknya tidak begitu jauh kalau di Kecamatan Kerkap,” jelas ikhsan.

Kepala Puskesmas Lubuk Durian, Edy Suparjo, SKM menyambut baik dan sangat mendukung upaya rehab yang direncanakan itu. Apalagi usul rehab itu sudah lam disampaikan pemerintahan desa dan kecamatan setempat.

“Saya sangat setuju sekali karena upaya ini dilakukan oleh pemerintah tingkat desa. Desa bekerja sama dengan kecamatan termasuk dari puskesmas yang tiap tahun mengusulkan. Alhamdulillah sekali bangunan ini diprioritaskan tahun 2017 menggunakan dana APBD,” kata dia.

Edy menambahkan, setelah bangunannya selesai, bidannya pun sudah ada. “Sudah kita siapkan untuk petugas kesehatannya. (Sementara) Kita masih ditekel oleh Desa Penyangkak,” pungkasnya.   

Terpisah, Kepala Desa Tanjung Putus Kus Inda, saat dikonfirmasi sahabatrakyat.com, Rabu (30/11/2016, mengatakan, desa yang dia pimpin bisa disebut desa tertinggal. Karena itu, dia mengaku gembira bila pustu diprioritaskan pembangunannya di tahun 2017.

“Maunya kita dari awal, sesuai dengan visi misi saya. Kami mengucapkan terima kasih telah memperhatikan Desa Tanjung Putus. Kami support baik bila di tahun 2017 nanti pustu buat pelayanan kesehatan masyarakat direalisasikan,” ungkap nya.

Penulis: MS Firman
Editor: Jees