UPSK Layani Ratusan Penyandang Disabilitas

1
Kegiatan pelayanan sosial bagi para penyandang disabilitas yang ada di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara

Bengkulu Utara- Wakil Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, SE, Senin (8/8) membuka secara resmi kegiatan pelayanan sosial bagi para penyandang disabilitas yang ada di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara. Aksi karitatif yang dipusatkan di Aula SKB Arga Mamkur itu diikuti ratusan penyandang disabilitas. Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati menyerahkan bantuan dana asistensi sosial penyandang disabilitas berat dan paket sembako bagi warga lanjut usia (lansia).

Kabid Rehabilitas Sosial Dinas Kesejahteraan Sosial Bengkulu Utara Safril Partimbang mengatakan, kegiatan itu merupakan program Unit Pelayanan Sosial Keliling atau UPSK yang sudah dimulai sejak tahun 2014. “Tahun 2014 ada 100 penyandang disabilitas yang dilayani, sementara tahun ini sasarannya 50 orang. Khusus dana bantuan asistensi diperuntukkan bagi 105 penyandang disabilitas. Kalau paket sembakonya untuk 100 lansia,” jelasnya.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Bengkulu Utara Yeni Marleni, S.Sos menjelaskan, UPSK dilaksanakan untuk mengantisipasi keterbatasan sarana pelayanan sosial yang ada saat ini sehingga belum mampu menjangkau seluruh disabilitas. Pelayanan UPSK di Bengkulu Utara rencananya akan berlangsung selama lima hari, yakni mulai tanggal 8-12 Agustus 2016. Kegiatannya meliputi penyuluhan sosial, pemeriksaaan kesehatan gratis, konsultasi psikologis, penjaringan alat bantu disabilitas dan pelatihan keterampilan seperti tata boga bagi penyandang disabilitas potensial perempuan, dan pelatihan kerajinan rotan bagi laki-laki. “Pelatihan itu kita harapkan bisa meningkatkan kemandirian mereka,” kata dia.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Utara Ir.Alfian,MM, mengucapkan terimakasih kepada Dinas Kesejateraan Sosial Provinsi Bengkulu yang telah menetapkan Kabupaten Bengkulu Utara sebagai sasaran UPSK Tahun 2016. Ia berharap pelayanan UPSK benar-benar bisa dimanfaatkan warga Bengkulu Utara, terutama para penyandang disabilitas. (cw4)