Waduh…Tarif Parkir Objek Wisata Lebaran Diselidiki

2
Parkir di Objek Wisata Selama Lebaran di selidiki DPPKAD

Lebong – Libur lebaran yang telah usai menyisahkan cerita sendiri. Bagian Pendapatan dan Bagi Hasil DPPKAD Lebong saat ini tengah mengumpulkan bukti pelanggaran yang dilakukan oleh pengelola objek wisata. Modusnya, pengelola objek wisata diduga telah menetukan tarif diluar ketentuan.

Dikatakan Kabid Pendapatan dan Bagi Hasil DPPKAD Lebong Syariffudin, S.Sos, M.Si tarif resmi parkir di Kabupaten Lebong, untuk kendaraan roda dua (R2) sebesar Rp 1.000 dan kendaraan roda empat (R4) sebesar Rp 2.000. “Kita kumpulkan dulu informasi parkir dan pungutan lainnya selama libur lebaran dari berbagai lokasi wisata. Jika memang kedapatan ada yang melanggar aturan serta tidak sesuai peraturan, kita siap ambil tindakan dan berikan sanksi kepada pengelola,” ujar Syarif.

Diterangkan Syarif, untuk objek wisata Danau Picung dan objek wisata pemandian Air Putih memang di kelola langsung pihak ketiga. Masing-masing setoran target PAD untuk tahun 2016 yaitu untuk Danau Picung sebesar Rp 10 juta dan Pemandian Air Panas Desa Air Putih sebesar Rp 8 juta dan ini mencakup keseluruhan, termasuk parkir serta lainnya.

“Untuk objek wisata Danau Tes sendiri, dari kesepakatan untuk PAD pada musim libur lebaran sebesar Rp 4 juta yang dikelola oleh karang taruna Kelurahan Tes Kecamatan Lebong Selatan. Ini kita hitung 4 hari beroperasi atau selama 4 hari libur lebaran,” ujar Syarif.

Penentuan target PAD tersebut, lanjut Syarif, dilakukan berdasarkan Perda yang mengatur tentang tarif parkir. “Jika terjadi penyimpangan, dipastikan itu ulah oknum pengelola. Seperti menaikan tarif parkir dan tarif masuk objek wisata. Kita lihat saja nanti bagaimana kenyataan dilapangan dan kita pastikan akan ada tindakan tegas bagi yang melanggar aturan,” ucap Syarif.(CW1)