Warga Ini Butuh Pemerintah & Dermawan

SONY DSC
Sarnubi didampingi sang istri Lintiana hanya bisa terbaring menunggu bantuan pemerintah dan uluran tangan dermawan/foto firman.srb.dok

BENGKULU UTARA–Sarnubi (39 tahun), warga Desa Datar Ruyung, Kota Arga Makmur, kini hanya mampu terbaring. Sudah lima bulan ini bapak dua anak itu menderita sakit setelah mengalami kecelakaan tunggal tak jauh dari lokasi Kantor Camat Arma Jaya. Musibah naas itu menimbulkan luka menganga berdiameter 10 cm pada bagian pinggulnya.

Lintiana (30 tahun), istri Sarnubi, mengatakan, luka menganga pada bagian belakang tubuh suaminya itu  menyebabkan suaminya tak mampu lagi bekerja guna memenuhi nafkah keluarga. Luka itu, kata dia, menyebabkan kelumpuhan karena mengenai syaraf pada pinggang.

Menurut Lintiana, sang suami sudah mendapatkan pertolongan dan perawatan medis. Mula-mula di RSUD Arga Makmur. Lalu dirujuk ke RSUD M. Yunus, Kota Bengkulu. Di RSUD M. Yunus, Sarnubi dirawat sekitar satu bulan lamanya. “Lalu dokter merujuk ke Palembang untuk dioperasi,” tutur Lintiana.

Namun lantaran terkendala biaya, Sarnubi tak kunjung dibawa ke Palembang. Apalagi dioperasi. Dari RSUD M. Yunus, Sarnubi dibawa pulang kembali ke rumah. Kepala Desa Datar Ruyung, Herman Robin, mengaku telah mengajukan bantuan ke pemerintah daerah melalui dinas sosial. Berkas permohonan bantuan itu, kata Kades, kini masih dalam proses.

“Saya berharap besar kepada pemerintah daerah kiranya dapat membantu untuk kesembuhan suami saya. Saya juga mohon kepada para dermawan agar sudi mengulurkan tangan untuk biaya operasi suami saya,” harap Lintiana. (cw4)