IPK dan Kampus Ternama Bukan Jaminan Sukses


BENGKULU, sahabatrakyat.com Memiliki IPK tinggi maupun lulusan perguruan hebat dan ternama, bukan jaminan sukses seseorang. Yang akan menjadi orang yang sukses adalah orang-orang yang mampu menggunakan peluang atau mampu membaca peluang sekaligus mampu mengeluarkan potensi yang dia miliki.
Demikian disampaikan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah pada Wisuda Periode ke-88 Lulusan Pascasarjana, Profesi Sarjana dan Vokasi Universitas Bengkulu, Selasa (27/8/2019) yang digelar di Gedung Serbaguna Universitas Bengkulu.
Gubernur mengatakan, dimasa kini profesi dan pekerjaan semakin terbuka. Untuk menjadi seorang pejabat pun, ujar Rohidin, tidak harus menjadi ASN. Bahkan ada yang tidak paham tentang IT tetapi ia adalah pelaku usaha di bidang itu.
“Kepada anak–anakku sekalian gunakan ketepatan dengan baik, sehingga kelak potensi yang ada di depan kita tidak perlu kaku dengan bidang yang kita miliki, tetapi justru sekarang kita coba dihubungkan dengan bidang–bidang yang lain,” jelas Gubernur Rohidin.
Gubernur Rohidin pun mengingatkan para wisudawan agar selalu memuliakan kedua orang tua. Menurutnya orang tua ibarat sayap pada burung. Jika satu saja sayap burung patah maka ia tidak akan bisa kemana–mana, namun jika sayapnya kuat, ia kemana saja bisa.
“Muliakan orang tua kita, mereka ibarat sayap pada burung, tolong perhatikan betul, membahagiakan orang tua belum tentu dan tidak harus dengan materi, tetapi dengan sikap dan kesungguhan kita mereka akan merasakan bahwa anak-anak kami adalah orang-orang yang terbaik untuk lahir di dunia ini,” minta Gubernur Rohidin.
Pada Wisuda Periode ke – 88 Lulusan Pascasarjana, Profesi Sarjana dan Vokasi Universitas Bengkulu ini, Unib mewisuda 623 wisudawan. Dengan wisudawan berpredikat terbaik diraih Novriansyah dari Fakultas Teknik S1 Teknik Elektro dengan IPK 3.95, sedangkan wisudawan termuda adalah Murni Yanti Fakultas Ilmu Politik S1 Ilmu Komunikasi dengan IPK 3.48.


Editor: Jean Freire