BENGKULU, sahabatrakyat.com –Operasi Pekat jelang bulan suci Ramadhan digelar oleh Polres Bengkulu mulai Rabu (20/04). Operasi ini akan berlangsung selama empat belas hari ke depan.

Di hari pertama operasi, polisi menyasar warung remang-remang yang masih buka di Jalan Citaduy Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Rabu dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Dari Ops Pekat yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Yusiadi SIK dan Kanit Pidum Ipda ayang Putra Pratama itu, polisi menyita puluhan botol minuman keras. Petugas juga menggelandang para pemilik warung ke Mapolres untuk dimintai keterangan, yakni SA (48) dan MR (20).

 

AKP Yusiadi SIK

Kapolres Bengkulu melalui Kasat Reskrim AKP Yusiadi SIK dalam keterangannya kepada pers, Kamis (23/04) siang, menjelaskan dari dua warung reman-remang yang didatangi, petugas menyita 1,5 liter tuak, 14 botol bir putih, dan 8 botol bir hitam. “Pemilik warung kita minta tutup selama menjelang bulan Ramadhan,” kata Yusiadi.

Yusiadi menambahkan, setelah menyisir warung remang-remang, pihaknya juga menindak-lanjuti laporan warga yang menyebut ada kegiatan bermain kartu yang berindikasi perjudian di wilayah Kampung Bahari.

Setelah didatangi, polisi menemukan tiga orang di situ sedang duduk bermain kartu remi. Mereka masing-masing berinisial YS, DF dan AF. “Bersama mereka ada dua pak kartu remi, uang pecahan 5 ribu tiga lembar dan pecahan 20 ribu selembar,” jelas Yusiadi.

Yusiadi mengatakan, terhadap ketiga orang itu akan diberikan pembinaan karena perbuatan itu sudah meresahkan masyarakat. “Mereka diwajibkan lapor untuk ikut pembinaan sampai mereka tidak mengulangi lagi perbutannya,” tandas Yusiadi.


Penulis: rri.co.id