
“Kapolda, Dandim, Bupati dan Warga Menikmati Keindahan Alam Lebong”
Selama dua hari berturut-turut kegiatan pembukaan jalur arung jeram di Sungai Ketahun berjalan lancar dan sukses. Kegiatan ini menyedot perhatian berbagai kalangan mulai Kapolda Bengkulu Brigjen M Gufron, Bupati Bengkulu Selatan H Dirwan Mahmud, Dandim 0409 Rejang Lebong, Kepala Basarnas Bengkulu dan kalangan pejabat di Provinsi Bengkulu maupun Bupati Lebong H Rosjonsyah SIP MSi, Ketua DPRD Lebong Teguh Rahajo EP serta Pejabat Pemda Lebong.
Area Arung jeram yang terbentang dari Desa Talang Baru Topos hingga Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pengadang ini dinilai sangat indah. Namun potensi yang dimiliki Kabupaten Lebong ini bisa terekspos tidak dapat dilepaskan dari peran M Dian Amsyah yang lebih dikenal dengan panggilan Dian Udud.
Sosok Dian Udud ini merupakan putra asli Kabupaten Lebong yang memiliki hoby berpetualang di alam dan bercita cita memajukan potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Lebong bisa menjadi destinasi wisata unggulan di Provinsi Bengkulu.
Untuk menyelenggarakan kegiatan pembukaan jalur arung jeram Kabupaten Lebong berawal dari mimpi bersama teman-temannya hingga akhirnya dapat diwujudkan. Perencanaan kegiatan sudah dilakukan sejak tahun 2015 dengan mengundang rekan -rekannya sesama pencinta alam dan penggiat arung jeram dari Citarik Bogor.
Survei pun dilakukan pada tahun 2015 dan akhinya sejak awal tahun 2016 ia mencoba membangun kerjasama dengan pengelola arung jeram di Citarik untuk membantu membuka jalur tersebut.
Setelah ada sambutan ia bersama teman-teman pencinta alam di Kabupaten Lebong menyusun rencana dan melakukan persentasi kepada Pemerintah Daerah baik kepada Bupati Lebong H Rosjonsyah SIP MSi maupun Ketua DPRD Lebong Teguh Raharjo REP dan Satuan Kerja Perangkat Daerah serta pihak lain.
Perjuangan untuk mewujudkan kegiatan ini mengalami berbagai tantangan namun Ia tidak patah Arang dan akhirnya Untuk meyelenggarakan kegiatan tersebut mendapat dukungan dari KONI Kabupaten Lebong dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Lebong sehingga terwujud pembukaan jalur arung jeram tersebut.
“Suksesnya kegiatan ini pun tak terlepas dari kerja keras dan kerjasama kawan- kawan. Saya sangat berterimakasih kepada kawan-kawan dan pihak-pihak yang telah mensukseskan kegiatan ini,” ucap Dian.
Dengan dibukanya kegiatan ini ternyata animo masyarakat untuk mencoba arung jeram cukup tinggi. “Harapan saya kegiatan arung jeram di Sungai Ketahun ini dapat terus berjalan karena dengan adanya kegiatan ini juga bermanfaat bagi masyarakat yang ada disekitar lokasi. Mereka bisa memperoleh pendapatan dari kegiatan ini,” ujar Dian Udud.
Setelah ini potenis yang dimiliki Kabupaten Lebong bisa terus dikelola sehingga dapat menjadi sektor pariwisata andalan Kabupaten Lebong. Keinginan lainnya yakni kedepanya kita berupaya agar potensi lainnya yakni olahraga Arung jeram bisa dikembangkan karena Spot Khusus untuk olahraga juga masih ada yakni antara Kecamatan Lebong Selatan hingga ke Kecamatan Bingin Kuning.
Bupati Lebong H. Rosjonsyah usai menikmati jalur arung jeram bersama dengan Dandim 0409 RL, Sekda dan pejabat lainnya mengungkapkan, dengan keindahan alam seperti Arung Jeram yang di miliki kabupaten Lebong tesebut, sungai ketahun yang di miliki Lebong wajib untuk dikembangkan.
Tak hanya itu, melihat potensi sungai Bupati Lebong upayakan kegiatan arung jeram di bumi Swarang Patang Stumang ini akan menjadi salah satu ikon Kabupaten Lebong dan Visit Bengkulu 2020.
“Selain untuk menganggarkan anggaran perahu untuk Faji di Lebong, kedepannya harapan saya harus ada PAD untuk Kabupaten Lebong,” ungkap Bupati.
Ditambahkan Bupati, untuk kedepan arung jeram Kabupaten Lebong akan menggelar event nasional. Untuk itu, kedepannya pada event nasional harus disiapkan secara matang. “Tadi saya lihat Pak Kapolda, Bupati Bengkulu Selatan dan pejabat lainnya begitu menikmati keindahan alam Lebong. Untuk itu kedepan kita akan menggelar
event yang lebih baik lagi bahkan event nasional,” ungkap Bupati.
Terpisah, salah satu peserta arung jeram Lebong Dosi Yunior (29) mengungkapkan, bahwa dirinya tidak menduga jika jalur arung jeram Kabupaten Lebong ini begitu indah dan bisa dilihatnya secara langsung. “Rasanya ingin coba lagi, saya tidak menyangka bisa seindah ini,” ucap Dosi. (red)





