Mahasiswa STIS yang akan PKL di Bengkulu Utara pose bersama unsur Pemkab BU, FKPD/MS Firman

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Pemkab Bengkulu Utara berharap bisa menggunakan data hasil penelitian mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) yang melaksanakan praktik kerja lapangan di wilayah tersebut.
Harapan itu diungkapkan Asisten I Drs Eddy Subroto sebelum melepas secara resmi 54 mahasiswa STIS yang akan melaksanakan PKL di 18 kecamatan dalam wilayah Bengkulu Utara, Selasa (20/2/2018).
“Pemerintah Daerah sangat respon dengan kegiatan PKL ini karena tujuan untuk survey tentang kemiskinan tentu sangat bermanfaat hasilnya, kita harapkan menjadi masukan bagi Pemerintan Daerah. Saya kira itu intinya,” kata Eddy Subroto kepada sahabatrakyat.com (20/2/2018) di ruang Pola Pemda.
Rencananya, PKL mahasiswa STIS akan berlangsung 11 hari. Tiap kecamatan akan disurvei 3-4 mahasiswa. Mereka akan dibimbing 5 dosen.
“Nanti akan terlihat antara angka kemiskinan dan angka pertumbuhan ekonomi yang cukup baik, mungkin itu yang mereka ingin lihat. Mudah-mudahan ini ada hasil yang signifikan buat pemerintah daerah,” harap Eddy.
Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politehnik Statistika STIS, Dr. Hardius Usman mengatakan, target yang diberikan kepada mahasiswa adalah mengumpulkan data yang benar, akurat, dapat dipercaya.
“Sehingga nanti akan menghasilkan statistik yang terpercaya untuk dapat digunakan sebagai bahan evaluasi pembuatan program pembangunan di Kabupaten Bengkulu Utara, khususnya dan secara umum tentu di Provinsi Bengkulu,” ujar Hardius.
“Kami secara khusus akan fokus pada masalah kemiskinan, jadi kami akan mencoba angka kemiskinan bahkan sampai di tingkat kecamatan dimana sampai sekarang angka tersebut belum tersedia jadi.”
“Kalau angka sampai di kecamatan, termasuk juga konsumsi dan perilaku menabung itu sampai kecamatan insyAallah kita akan mendapatkan data yang lebih baik sehingga program pengentasan kemiskinan bisa lebih fokus lagi,” kata Hardius.


Penulis: MS Firman
Editor: Jean Freire