BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Warga di Desa Kali, Kecamatan Arma Jaya, Bengkulu Utara, Sabtu (3/3/2018) sore, geger. Pasalnya, seorang gadis dari desa tetangga ditemukan sudah tak bernyawa di dalam rumah warga setempat.
Korban tewas itu bernama Denai Fitri (20 tahun), warga Desa Pagar Banyu, Kecamatan Arma Jaya. Ia ditemukan tergantung di dalam rumah kakak kandungnya bernama Opi.
Diketahui, korban sudah tiga hari berkunjung dan menginap di rumah sang kakaknya tersebut. Pada hari naas itu, korban ditinggal sendirian karena sang kakan dan suaminya, Ardi, pergi menyadap karet di kebun.
Ketika Opi dan Ardi pulang sekitar jam 15.50 WIB, rumah tertutup dan terkunci dari dalam. Lantaran tak ada sahutan dari dalam ketika dipanggil, Ardi lalu mencongkel jendela kamar depan.
Kegaduhan seketika pecah karena saat masuk ke dalam rumah, Opi dan Ardi menemukan sang adik sudah tak berkutik dengan posisi tergantung pada seutas tali.
Warga yang mengetahui kejadian pun mendatangi TKP. Mereka juga membantu Ardi menurunkan jasad korban. Nyawa korban tak tertolong. Dia sudah meninggal.
Polisi yang menerima informasi akhirnya tiba di lokasi kejadian. Mereka segera melakukan identifikasi dan olah TKP serta mengamankan barang bukti, di antaranya tali tambang (tali kambing) berwarna hijau lumut.
Namun atas kehendak keluarga, langkah otopsi untuk memastikan penyebab kematian korban tidak dilakukan.
“Keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi jenazah, sehingga dibuatkan Berita Acara Penolakan Otopsi dengan ditandatangani oleh bapak kandung korban bernama Hartono. Pernyataan diteken di atas materai,” kata Kapolres, AKBP Areifaldi Warganegara melalui Kasat Lantas AKP M Jufri SIK.
Di sisi lain, polisi belum mendapatkan apa motof korban mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri.
“Berdasarkan info di lapangan korban terakhir kali bertengkar mulut dengan orangtuanya dan pergi menginap ke tempat kakak kandung korban di Desa Kali Kecamatan Armajaya Kabupaten Bengkulu Utara,” ujar Jufri.
Dikatakan Jufri, hasil pengecekan di TKP oleh Unit Identifikasi Polres BU dengan disaksikan oleh Kasat Reskrim dan keluarga korban, didapatkan hasil sebagai berikut:
1. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan disekujur tubuh korban.;
2. Bekas jeratan tali nampak jelas di daerah pangkal leher;
3. Celana dalam korban terdapat bercak lendir.


Penulis: MS Firman
Editor: Jean Freire