Kapolres dan Dandim Bengkulu Utara saat ikut meninjau Pasar Ramadan bersama Bupati Mian/Foto: MS Firman

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Kapolres Bengkulu Utara AKBP Ariefaldi Warganegara, SH, S.Ik, MM bersama Dandim 0423/BU Letkol Arh, Ari Trisenta Nursanto mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya di Bengkulu Utara, untuk ikut menjaga situasi aman dan kondusif, termasuk dalam menyikapi hasil Pemilu 2019.
Kapolres Ariefaldi mengingatkan, bulan suci Ramadhan ini hendaknya bisa dijalani dalam suasana yang nyaman. Karena itu semua pihak agar saling bertoleransi. Ia berharap kegiatan yang berpotensi merusak suasana kondusif tidak dilakukan.
“Kita sama-sama menjaga situasi kamtibmas yang ada, saat menjalankan ibadah puasa saling bertoleransi. Jadi kegiatan-kegiatan yang sifatnya bisa merusak suasana situasi apalagi kita sedang tahapan pemilu 2019, jangan sampai di masjid juga dimanfaatkan situasi untuk dukung mendukung masalah pengumuman pemilu yang belum selesai ini,” kata Ariefaldi.
Dikatakan, semua pihak juga harus mematuhi dan menghargai apa yang sudah dilakukan oleh penyelenggara Pemilu, yakni KPUD, Bawaslu dan jajarannya. “Kita tunggu saja pengumuman resminya,” kata AKBP Ariefaldi saat dibincangi usai pembukaan Pasar Ramadhan di Terminal Pasar Purwodadi Kota Arga Makmur, Senin (6/5/2019).
Kepada seluruh masyarakat kita himbau untuk selalu menjaga situasi yang ada di lapangan, seperti petasan agar jangan diperjual belikan. Polisi juga akan menindak penjual miras sesuai kadarnya. “Kalau miras lokal atau miras tradisional akan kita sita dan buat pernyataan, tetapi kalau sifatnya miras-miras yang menyebabkan korban tetap akan proses sesuai undang-undang,” ujar dia.
Sementara itu, Dandim 0423/BU Letkol Arh, Ari Trisenta Nursanto mengatakan, “Kita terus tingkatkan pengamanan, intinya kita selalu menjaga situasi yang kondusif, jangan terlalu percaya dengan berita hoax terkait Pemilu. Momentum Pemilu 2019 harus dijadikan sarana saling menguatkan. Meski berbeda pilihan, masyarakat diminta tak mudah terpancing isu-isu yang memicu disintegrasi bangsa,” singkat Dandim.


Laporan: MS Firman