
REJANG LEBONG, sahabatrakyat.com Haflah miladiyah atau peringatan kelahiran 91 Tahun Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Tarbiyah-PERTI) telah terlaksana di Cabang Rejang Lebong.
Dengan sederhana, acara berlangsung di Musholla “Attahiriyyah” komplek perguruan Yayasan Tarbiyah Rejang Lebong di Air Rambai, Curup, Ahad (12/05) lalu.
Bertema “Momentum Revitalisasi Sekolah Rakyat Amanah Umat” acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah (PD) Tarbiyah-PERTI Provinsi Bengkulu, Abuya Dr. Murkilim Tuangku Hanif, M.Ag.
Meskipun terkesan mendadak dengan segala keterbatasan, acara tetap berlangsung penuh khidmat. Antusiasme hadirin pada acara ini pun cukup tinggi.
“Organisasi ini didirikan di Canduang, Bukittinggi, Sumatera Barat, oleh Syaikh Sulaiman Arrasuly, saudara seguru dari Syaikh Hasyim Asy’ari dan Syaikh Ahmad Dahlan, pada 05 Mei 1928. Dibawa ke Rejang Lebong oleh Ki Zaidin Burhany, murid Syaikh Sulaiman Arrasuly, hingga berdirinya Madrasah Tarbiyah Islamiyah Curup di Pasar Baru pada tahun 1938”, jelas Ketua PC Tarbiyah-PERTI Rejang Lebong, Dedy Mardiansyah, M.Pd.

Kini, lanjut Dedy yang alumni Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyah Islamiyah Pasar Baru ini,
lewat Yayasan Tarbiyah Rejang Lebong, Cabang organisasi ini masih mengelola Sekolah Dasar Tarbiyah Islamiyah (SDTI) Curup, Madrasah Tsanawiyah (MTs) TI Curup dan Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMKS) 05 Pembangunan Curup.
Alumni Pesantren Arrahmah Air Meles Rejang Lebong dan Pesantren Nurul Huda Sukaraja OKU Timur ini juga menjelaskan lokasi perguruan yang dikelola Yayasan milik Oganisasi ini yang berada di Jalan Merdeka, Pasar Baru dan Jalan MH. Thamrin, Air Rambai. Lokasi yang sangat strategis untuk pengembangan perjuangan di Curup dan Rejang Lebong. Mengingat basis sosial elit organisasi ini yang memang berasal dari Masjid Jamik Curup sebagai salah satu masjid tertua di Rejang Lebong.
“Alhamdulillaah bibarkatillaah, semoga Tarbiyah-PERTI di Rejang Lebong benar-benar diperkenankan untuk berbenah kembali, salah satunya dengan acara ini. Ikhtiar meningkatkan kapasitas organisasi ini dalam menggerakkan bakti di bidang pendidikan (tarbiyah), penerangan (dakwah) dan kemasyarakatan (ijtimaiyah),” pungkasnya.
Pewarta: Jean Freire







