
LEBONG, sahabatrakyat.com- Nama-nama yang dihembuskan bakal maju ke Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lebong tahun 2020 semakin giat menggalang kekuatan, baik lewat konsolidasi maupun lobi-lobi. Ada yang baru susun tim keluarga, tim pemenangan, bahkan sudah mencari sosok yang akan menjadi pasangan.
Yang terbaru adalah pertemuan antara Dalhadi Umar dengan Meta Liliana yang berlangsung di kediaman Meta di Desa Semelako, Kecamatan Lebong Tengah, Rabu malam (03/7/2019).
Mantan Bupati Lebong itu nampakmya benar-benar akan maju sebagai calon bupati di Pilkada 2020 mendatang dan sudah menemukan bakal calon pendampingnya.
Dalhadi datang bersama beberapa orang dekatnya. Tak cuma Meta, sejumlah tokoh warga dari enam desa di Kecamatan Lebong Tengah juga sudah menunggu dan menyambut Dalhadi.
Diwawancarai sahabatrakyat.com usai pertemuan Dalhadi membeberkan alasannya menggandeng Meta sebagai wakilnya. Bagi Dalhadi, Meta yang anggota DPRD Lebong periode 2014-2019 itu adalah kader potensial. Ia berharap Meta bisa ikut memotivasi tokoh-tokoh pemuda dan perempuan Kabupaten Lebong.
“Meta memiliki kemampuan dan potensi yang cukup baik di usianya yang masih muda dan masih bisa dikembangkan untuk menjadi seorang tokoh di tengah-tengah masyarakat nantinya. Dia punya potensi dan bisa dikader sebagai tokoh pemuda dan perempuan untuk Lebong dapat mengejar ketertinggalan,” bebernya.
Restu Keluarga dan Tokoh Warga
Meta sendiri mengakui keputusannya mendampingi Dalhadi atas dasar izin dan persetujuan keluarga besarnya serta tokoh masyarakat dari sejumlah desa yang juga hadir, seperti Danau Liang, Semelako Atas, Semelako 1, Semelako 2, Semelako 3, dan Karang Anyar.
“Dengan adanya dorongan keluarga dan tokoh masyarakat, Insya Allah saya siap mendampingi,” tandasnya.
Partai atau Independen?
Disinggung soal jalur yang akan dipakai untuk melenggang ke kontestasi Pilkada, Dalhadi mengaku siap lewat partai jika memang partai menugaskan. Ia menegaskan akan mengikuti amanah dan aturan yang berlaku di partai.
“Jika tidak ditugaskan dan partai jatuhkan pilihan ke yang lain, saya tidak akan maju,” kata Dalhadi yang kini tercatat sebagai kader Partai Golkar.
Namun, sambung mantan Anggota DPRD Provinsi Bengkulu (2014-2019) itu, jika masyarakat di setiap desa memang menghendaki dirinya memimpin, maka jalur independen pun akan ditempuh.
“Kalau masyarakat mau, ya silahkan masyarakat mendukung,” katanya.
Laporan: Aka Budiman





