Wakil Ketua I DPRD Lebong Teguh Raharjo meminta Sekwan Indra Gunawan segera mengudang hearing PT BTL dan BPN/Foto: sahabatrakyat.com-aka

LEBONG. sahabatrakyat.com- Wakil Ketua I DPRD Lebong, Teguh Raharjo Eko Purwoto, meminta Plt Sekretaris DPRD Lebong Indra Gunawan segera melayangkan surat undangan kepada PT Bangun Tirta Lestari dan BPN agar bisa memberikan klarifikasi terkait persoalan yang dihadapi petani petalangan di sekitar bendungan PLTA Project Air Putih.

Permintaan itu disampaikan Teguh di sela-sela menerima empat petani, di antaranya Rahman Ahmadi alias Madok dan Adnan, yang sehari sebelumnya menggelar aksi tancap spanduk dan bendera merah Putih di lahan yang mereka kelola di pinggir Sungai Ketahun dan Air Putih.

Kedatangan Madok dan kawan-kawan itu dalam rangka menagih janji DPRD Lebong yang mau memfasilitasi pertemuan antara mereka dengan PT BTL dan BPN, beberapa waktu lalu.

“Tolong kepada Pak Sekwan hari ini membuat surat untuk undangan hearing bersama Dewan kepada pihak PT BTL dan dinas terkait. Apabila ketua tidak menguasai pembahasan kan ada wakil ketua,” kata Teguh di ruang kerjanya, Senin (10/02/2020).

Sebelum ke ruangan Teguh, Madok dan kawan-kawan bermaksud menemui Ketua DPRD Carles Ronsen dan Ketua Komisi I Wilyan Bachtiar. Namun Carles sedang dinas luar. Sementara Wilyan tengah mengikuti rapat.

Teguh berharap persoalan warga itu bisa didampingi dengan cepat. Sebab bila terus berarut, kata Teguh, maka yang bakal repot di kemudian hari justru DPRD sendiri.

Tak berselang lama, Ketua Komisi I Wilyan Bachtiar pun menemui Madok dkk. Ia menjelaskan kendala belum dapat memanggil pihak perusahaan dan BPN itu dikarenakan menunggu persetujuan dari ketua DPRD Lebong.

Menurut dia, direktur PT BTL juga sedang berada di luar kota saat dirinya mengkomfirmasi. Pemanggilan, sambungnya, bakal dilaksanakan sepulangnya ketua dewan dari luar kota.

“Sepulangnya ketua ini, seharusnya ketua melimpahkan kepada waka satu. Yang jelas di atas dua puluh ini,” tandas Wilyan.


Pewarta: Aka Budiman