
BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Desa Melati Harjo, Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, Selasa malam (14/4/2020) sekira pukul 20.00 WIB, geger. Belasan kali sambaran petir ternyata makan korban.
Melalui sambungan telepon genggam, Kades Melati Harjo, Dukut Sumari S.IP, kepada sahabatrakyat.com, Rabu (15/4/2020) mengatakan kejadian ini luar biasa. Tak ada yang menduga sebab selama ini memang ada petir tapi tidak separah malam itu.

“Ini pertama kalinya. Keterangan dari masyarakat, dihitung ada 13 kali sambaran dengan suara kencang seperti bunyi ledakan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materil,” imbuhnya.
Kepala Desa Dukut Sumari menyatakan prihatin atas kejadian yang menimpa warganya itu. Ia berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait bisa memberi perhatian. “Kita akan berusaha dan upaya mencarikan solusi untuk meringankan warga kami ini,” katanya.
Di sisi lain, Kades tetap mengimbau warga yang penasaran dengan peristiwa itu untuk tidak mengabaikan ancaman wabah corona. Ia minta tetap di rumah.

Sementara itu, dalam rekaman video yang diterima sahabatrakyat.com, korban bernama Edi Tanto Marbun (39 tahun) menunjukkan kerusakan yang diakibatkan sambaran petir itu.
Mulai televisi dan perangkatnya, meteran listrik, lemari pakaian, kulkas, pintu rumah, hingga dua ekor ternak kambingnya yang mati. “Ini yang mati indukan kambing semua,” kata Marbun.
Pewarta: MS Firman







