SELUMA, sahabatrakyat.com- Aktivitas warga di Desa Puguk, Kecamatan Seluma Utara kini terganggu. Pasalnya, jembatan penghubung di desa itu ambruk setelah pondasi (abudemen)-nya longsor digerus arus sungai, Minggu (19/04/2020).

Eko, warga setempat kepada sahabatrakyat.com mengatakan derasnya arus sungai itu sebagai akibat meningkatnya debit air setelah hujan deras mengguyur. Katanya, jembatan yang ambruk itu adalah satu-satunya akses penghubung.

“Jalan atau jembatan alternatif tidak ada. Ini akan membuat masyarakat sulit beraktivitas keluar masuk desa,” ujar Eko. Desa Puguk sendiri berbatasan langsung dengan tiga desa tetangga, yakni Lubuk Resam, Talang Empat, Sinar Pagi.

Kata Eko, jembatan di desanya itu memang sudah terbilang tua. Dibangun pada 1981. Sejak itu diduga pondasi terus tergerus dan puncaknya hari ini dengan ambruknya badan jembatan.

Tak ada korban jiwa saat peristiwa ambruknya jembatan. Warga setempat berharap pemerintah daerah melalui dinas teknis bisa segera menyikapi agar aktivitas warga bisa berjalan lancar.

“Harapan masyarakat supaya pihak Pemkab Seluma dapat membangun jembatan sementara supaya kami bisa melakukan kegiatan dan aktivitas keluar desa,” ujar Eko.


Pewarta: Sukardianto