Warga tunjukkan kran dan meteran di depan rumah yang belum dialiri air bersih dari proyek pengadaan air bersih senilai Rp 1,8 milyar/Foto: Anto-sahabatrakyat.com

SELUMA,sahabatrakyat.com- Proyek pengadaan sumber air bersih yang bersumber dari dana alokasi khusus atau DAK di Kabupaten Seluma senilai Rp 1,8 milyar tahun anggaran 2019 dipertanyakan warga desa lantaran manfaatnya belum terasa sampai saat ini.

Risman (45 tahun), warga Desa Arang Sapat, mengatakan saluran yang dipasang di depan rumah penduduk belum dialiri air dari sumber intake. Sehingga masyarakat belum menikmati sepenuhnya sumber air bersih tersebut.

Dikatakan Risman, pembangunan sumber air bersih tersebut dikerjakan oleh pihak ketiga atau rekanan Dinas PUPR Seluma. Namun ia menyesalkan proyek pekerjaan tersebut terkesan tidak transparan yang antara lain karena tidak memakai papan merek.

“Dan pemasangan pipa tersebut diduga tidak memenuhi standar sehingga pipa tersebut cepat rusak. Akibatnya pemanfaatan air bersih belum bisa kami gunakan,” ungkap Risman.

Dikatakannya pekerjaan pengadaan air bersih ini sudah diterima oleh Dinas PUPR melalui Tim PHO. Sementara air belum mengalir sempurna. “Hanya sebagian saja yang sudah mengalir selama beberapa bulan kemudian air tersebut tidak mengalir lagi,” katanya.

Warga Desa Arang Sapat berharap pihak-pihak terkait dapat mengusut jika dalam pelaksanaan pekerjaan proyek itu ada dugaan penyimpangan. “Jangan sampai masyarakat dirugikan,” kata Risman.

Pipa kran dn meteran sudah terpasang, namun air tak kunjung mengalir/Foto: Anto-sahabatrakyat.com

Kepala Desa Arang Sapat Suryadi tak menampik keluhan dan dugaan warganya. Ia mengakui proyek memang dilaksanakan pada tahun 2019 lalu. Kata Suyadi, pekerjaan belum maksimal karena arus jalur pemasangan pipa dan kran di depan rumah warga tidak sepenuhnya dialiri air hingga kini.

“Sementara dari pihak kontraktor atau Dinas PUPR Seluma belum menyerahkan hasil pekerjaan pengadaan air bersih tersebut kepada pihak desa,” sambung Suryadi.

Keterangan berbeda disampaikan Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Seluma, Pubi. Ia mengatakan pekerjaan pengadaan sumber air bersih di Desa Arang Sapat, Kecamatan Lubuk Sandi, Kabupaten Seluma itu sudah selesai.

Ia mengklaim pekerjaan tersebut sudah dikerjakan sesuai dengan spek dan sudah 100 persen.

Namun soal soal serah-terima ke desa Pubi mengakui memang belum. “Kami dari pihak dinas pupr memang belum (menyerahkan). Namun yang jelas pekerjaan tersebut sudah kami kerjakan hingga selesai, baik secara administrasi maupun fisiknya,” pungkasnya.


Pewarta: Sukardianto