REJANG LEBONG, sahabatrakyat.com– Sebanyak 450 anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) dari satuan Yonif 144JY Brigade Infanteri (Berigif) 8/Garuda Cakti (GC) secara resmi kemarin dilepas untuk menjalankan tugas di wilayah perbatasan negara Indonesia dengan negara Malaysia.

Pelepasan para prajurit TNI AD tersebut dilaksanakan di Lapangan Batalyon 144/JY dan dipimpin langsung oleh Komandan Brigif 8/CK Letkol Inf Andar Dodianto Pangabean SIP serta dihadiri langsung Wakil Bupati Rejang Lebong dan Kepahiang, Sekkab Rejang Lebong, Dandim 0409RL, Kapolres RL, Kajari Curup, Ka.SPN Bukit dan Ketua DPRD Rejang Lebong.

Usai kegiatan pelepasan, Komandan Brigif 8/CK Letkol Inf Andar Dodianto Pangabean kepada wartawan menjelaskan, sebanyak 450 personil TNI tersebut akan berangkat pada 22 Mei 2021 mendatang dari Palembang Sumatera Selatan menuju Kalimantan Barat dengan menggunakan kapal TNI guna menjalankan tugas selama 9 bulan.

“Hari ini kita menjalankan tradisi pelepasan anggota yang akan berangkat ke perbatasan negara Indonesia dengan Malaysia, tepatnya di wilayah Kalimantan Barat, anggota yang dilepas untuk berangkat bertugas selama 9 bulan tersebut sebanyak 450 orang dari satuan Yonif 144JY Brigade Infanteri (Berigif) 8/Garuda Cakti (GC),” jelas Andar.

Selama bertugas, sampai Andar, anggota yang sudah dibekali pengetahun tersebut akan melaksanakan serangkain tugas menjaga kedaulatan NKRI, kemudian melakukan pengecekan tapal batas berupa patok-patok yang ada di wilayah perbatasan langsung antara Indonesia dan Malaysia, termasuk juga melaksanakan tugas pengamanan kegiatan-kegiatan yang bersifat illegal, mulai dari ilegal loging, mining serta peredaran narkoba.

“Selama ini di wilayah perbatasan kerap kali menjadi lokasi terjadinya penyelundupan narkoba lintas negara, makanya anggota juga kita tugaskan mengurangi hingga menghilangkan kegiatan tersebut,” sampainya.

Tak berhenti hanya ditugas tersebut, anggota TNI AD yang akan bertugas hingga 9 bulan ke depan tersebut, juga dapat mengembangkan diri dengan ilmu dan keterampilan yang sudah mereka dapatkan sebelum diberangkatkan. Dimana para prajurit tersebut lanjut Andar dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan dengan membantu para petani, mendidik anak-anak di sekolah, memberikan pelayanan kesehatan, termasuk pula mengkampanyekan gerakan patuhi prokes selama pandemi.

“Prajurit ini sudah mendapatkan banyak ilmu dan keterampilan sebelum diberangkatkan, nanti silahkan mereka kembangkan pengetahuan mereka tersebut selama bertugas untuk membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat yang tinggal diperbatasan,” akhirnya. (brn)