LEBONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong menggelar kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029, bertempat di Aula Swarang Patang Stumang Bappeda Lebong di Tubei, Kamis (03/07/2025).

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Lebong, Ahmad Lutfi, ikut hadir dalam rangkaian acara Musyawarah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD 2025-2029.
Bertempat di Aula Bapelitbangda Kabupaten Lebong, acara ini dibuka resmi oleh Wakil Bupati Lebong, Bambang ASB dan disaksikan unsur forkopimda serta sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Lebong.
Dalam sambutannya, Waka I DPRD Lebong meminta eksekutif dapat menyusun perencanaan pembangunan yang terintegrasi dengan proyek pembangunan nasional sehingga bisa selaras dan berdampak baik untuk pembangunan daerah dan harus Jadi Pedoman Arah Pembangunan 2025-2029.
Lutfi juga meminta peran tokoh masyarakat, akademisi, pelaku usaha, forkopimda dan tentunya legislatif dalam memberi keseimbangan program serta aspirasi.
Bukan tanpa alasan, RPJMD yang mengedepankan aspirasi seluruh unsur dinilai paling ideal bagi eksekutif dalam menyusun kerangka kerja hingga 2029 mendatang.
“Selain komprehensif, penyusunan RPJMD ini juga harus sesuai dengan vidi misi kepala daerah, eksekutif harus bisa berinovasi dengan menyerap aspirasi dari seluruh lapisan masyarakat,” kata Ahmad Lutfi.
Sementara itu, Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Lebong Bambang ASB SSos MSi, Penjabat (Pj) Sekda Donni Swabuana ST MSi, Kepala Bappeda Erik Rosadi SSTP MSi, Ketua Presidium Pemekaran Kabupaten Lebong H Syahili, Waka I DPRD Lebong Ahmad Lutfi serta segenap Kepala OPD di Lingkup Pemkab Lebong.
Dalam penyampaiannya, Wabup Bambang mengatakan, Musrenbang RPJMD merupakan upaya penting dalam menyusun arah pembangunan daerah selama lima tahun ke depan di bawah kepemimpinan yang baru.
“Hari ini kita melaksanakan kegiatan Musrenbang RPJMD Kabupaten Lebong Tahun 2025–2029. Nah tentu ini adalah upaya kami sehubungan dengan periodesasi penyusunan RPJMD dengan kepemimpinan baru kami. Yang memang harus kami selesaikan sebagai payung, sebagai pedoman kami dalam merencanakan kegiatan program pembangunan lima tahun ke depan,” ungkap Bambang. (Adv)











