Dialog Menangkal Paham Radikal di Makodim 0423/BU, Selasa (22/11/2016)/foto firman-sahabatrakyat.com
Dialog Menangkal Paham Radikal di Makodim 0423/BU, Selasa (22/11/2016)/foto firman-sahabatrakyat.com

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com- Dalam rangka mencegah dan menangkal berkembangnya paham dan gerakan radikalisme di masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara, Dandim 0423/BU menggelar Dialog Menangkal Paham Radikal di Aula Makodim 0423/BU.

Hadir dalam dialog itu tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, ormas, perwakilan mahasiswa, sejumlah pimpinan FKPD, camat, dan kades.

Kepala Dinas Dukcapil Dr. Haryadi, S.Pd. MM. M.Si yang hadir mewakili Bupati BU apresiasi kepada Dandim dan Kapolres yang telah bersinergi dengan para tokoh masyarakat yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara.

“Secara riil dan patut yang kita ikuti khususnya dalam mempertahankan NKRI, saya katakan tidak ada lain di depan kita selain TNI dan Polri,” ucap Haryadi.

Dandim 0423/BU, Letkol CZi Syaiful Rahman, SE dalam sambutannya mengatakan, kegiatan itu perlu dilaksanakan untuk memperkuat komunikasi dalam upaya mencegah paham radikal.

“Untuk mengantispasi gerakan radikal perlu dilakukan tindakan preventif untuk menangkalnya perlu membangun kemitraan yg baik antara aparat keamanan dan masyarakat,” kata Dandim.

Dikatakan Dandim, langkah-langkah yang harus diambil untuk mengantisipasi dan mencegah paham radikal adalah memperkuat keluarga dan masyarakat agar memiliki resistensi terhadap paham radikal. Lalu, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan masing masing.

Peserta Dialog Menangkal Paham Radikal di Bengkulu Utara yang digelar Dandim 0423/BU/foto firman-sahabatrakyat.com
Peserta Dialog Menangkal Paham Radikal di Bengkulu Utara yang digelar Dandim 0423/BU/foto firman-sahabatrakyat.com

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Andhika Vishnu, SIK saat dikonfirmasi sahabatrakyat.com menghimbau masyarakat agar tidak memiliki sifat atau tipikal radikal. “Itu bukan harga mati, itu bisa dirubah. Kembali lagi ke kesadaran kita, masyarakat kita kecenderungannya seperti itu,” katanya.

Terpisah, Dandim 0423/BU mengatakan untuk menyikapi situasi yang berkembang di negara kita makanya kita undang para tokoh-tokoh untuk menyamakan satu visi bahwa di atas segala-galanya adalah persatuan kita sebagai bangsa Indonesia kemudian mewujudkan kerukunan antar umat
beragama dan konsdusif di daerah Bengkulu Utara.

Dandim juga menghimbau masyarakat Bengkulu Utara agar tidak mengerahkan massa, baik ke Provinsi Bengkulu apalagi ke Jakarta. “Kalau kita berpikir tentang permasalahan daerah kita Bengkulu Utara masih banyak, lebih baik energi kita, tenaga kita untuk memikirkan kemajuan
daerah kita Bengkulu Utara,” tutur Dandim.

Penulis : MS Firman

Editor  : Jees