PRABOWO SUBIANTO/foto Liputan6.com

JAKARTA, sahabatrakyat.com– Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto angkat bicara terkait ulah Yansen Binti, seorang kader partai yang kini menjadi tersangka dalam kasus pembakaran sekolah di Kalimantan Tengah. 
Ketua DPP Partai Gerindra, Wenny Warouw, mengatakan, Prabowo Subianto menyerahkan sepenuhnya persoalan ini kepada pihak kepolisian. Prabowo, kata Wenndy, meminta kepolisian mengusut secara tuntas kasus yang membelit kadernya itu.
“Tadi diperintahkan oleh Prabowo Subianto usut, sidik, tuntaskan dan pecat, hanya itu saja. Kebetulan tadi rapat juga membicarakan itu,” ujar Wenny seperti dikutip jawapos.com, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (8/9/2017).
Ketika disinggung wartawan apakah pembakaran itu terkait adanya proyek, Anggota Komisi III DPR itu mengaku tidak ingin menduga-duga. Sebab Partai Gerindra sudah menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.
“Enggak boleh menduga, itu harus diselidiki. Tapi apabila perbuatan itu salah Prabowo Subianto minta pecat,” katanya.
Wenny mengatakan Partai Gerindra belum melakukan langkah apa-apa. Termasuk melakukan pemecatan. Pasalnya hal itu perlu dibuktikan oleh kepolisian apabila‎ Yansen Binti terbukti bersalah.
Yansen Binti dikenai Pasal 187 junctoPasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Ia dan tersangka lain diancam hukuman hingga 15 tahun penjara.
Kasus pembakaran sekolah di Kalimantan Tengah berawal pada Jumat hingga Sabtu, 21-22 Juli 2017. Dalam waktu 24 jam terdapat empat sekolah terbakar. Pertama, pada 21 Juli, sekitar pukul 13.00, SDN 4 Menteng yang berlokasi Jalan MH Thamrin terbakar. Dalam waktu yang sama SDN 4 Langkai di Jalan AIS Nasution juga terbakar.
Sabtu, 22 Juli, pukul 02.00 giliran SDN 1 Langkai di Jalan Wahidin Sudirohusodo terbakar. Terpaut sejam kemudian SDN 5 Langkai di lokasi yang sama juga turut terbakar.
Selang sembilan hari, Sabtu, 29 Juli 2017, sekitar pukul 18.15, kebakaran melanda rumah jasa di SDN 8 Palangka Raya. Terakhir pada Minggu, 30 Juli 2017, sekitar pukul 03.00, SDN 1 Menteng dan SMK milik Yayasan ISEI di Jalan Yos Sudarso juga ludes terbakar. 


Editor: JEAN FREIRE
Sumber: Jawapos.com