
BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Bupati Kabupaten Bengkulu Utara, Ir. Mian mengajak masyarakat untuk tetap membudayakan kegiatan gotong royong. “Program daerah akan berjalan lancar dan pasti hasilnya jauh lebih baik dengan gotong royong,” kata Mian saat membuka Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIV di lapangan Desa Wono Harjo, Kecamatan Giri Mulya, Jumat (17/11/2017).
Bupati menuturkan, kegiatan gotong royong harus tetap digalakkan di tengah masyarakat, sehingga tidak pudar. Karena, program yang dilakukan pemerintah daerah tidak akan bisa berhasil dan sukses jika tidak ada partisipasi masyarakat.

Bupati juga mengajak semua komponen agar membudayakan kegiatan gotong royong sehingga mampu membuat kabupaten ini menjadi daerah dengan jiwa gotong royong yang luar biasa.
“Perlu sama-sama kita pahami dan sepakati, ini bukan hal baru, ini adalah semangat, spirit dan nilai-nilai gotong royong budaya luhur, bahwa semangat gotong-royong ini harus terus kita lestarikan dan aplikasikan,” kata Bupati Mian.

“Perlu kita sadari, saat ini kondisi gotong-royong ini semakin luntur. Untuk itu penting dibuat nominasi-nominasi melalui jalur kompetisi ini, bukan semata-mata untuk mencari juara tetapi untuk membangkitkan spirit, membangkitkan semangat yang memang sudah menjadi akar budaya kita yaitu semangat gotong royong.”

Lanjut Bupati, beberapa bulan yang lalu pemerintah daerah telah mencanangkan Jumat Bersih, tetapi bila tidak diingatkan selalu tetap lalai. “Gebyar Jumat Bersih semakin redup, jadi harus diingatkan terus menerus untuk melaksanakan Jumat Bersih ditataran kabupaten, ditataran kecamatan sampai ditataran tingkat desa untuk dilaksanakan,” pesan Bupati.

Bupati juga menyampaikan filosofi gotong-royong yang perlu tetap ditumbuh-kembangkan dengan spirit dan semangat kerja. “Mari kita dengan spirit dan semangat kerja kita efektifkan waktu sehingga semua bisa bekerja efisien, efektif dan tepat sasaran,” seru dia.
Bupati juga mengagendakan sambang kecamatan. Sambang kecamatan akan dilaksanakan saat Jumat Bersih dan bupati juga akan ikut gotong royong bersama-sama masyarakat agar lebih teraktualisasi lagi.

“Semoga dengan Hari Bhakti Gotong Royong kita tingkatkan sprit kerja, kerja dengan mengefisienkan waktu dan dengan pemberdayaan masyarakat desa kita, wilayah kita bisa lebih baik dibandingkan wilayah orang lain dengan tekad, bahwa kita harus bisa lebih baik dari orang lain, orang bisa kita harus bisa,” katanya.

“Saya mengharapkan silaturahmi kita. Dan apa yang telah disampaikan bisa memberikan suatu kesepakatan, kesepahaman bahwa dengan bergotong royong kita bisa menyelesaikan permasalahan secara bersama-sama.

Bupati Mian juga menyampaikan apresiasi dan selamat kepada para juara lomba. Yakni Kelurahan Kemumu, Kecamatan Arma Jaya sebagai Juara 1; Kelurahan Pasar Lais, Kecamatan Lais sebagai Juara 2; dan Juara 3 diraih Kelurahan Lubuk Durian, Kecamatan Kerkap.

Untuk tingkat desa, Juara 1 adalah Desa Wono Harjo, Kecamatan Giri Mulya; Juara 2, Desa Marga Bhakti, Kecamatan Pinang Raya; dan Juara 3, Desa Datar Lebar Kecamatan Lais. (MS. Firman/ADV).






