
LEBONG, sahabatrakyat.com– Madrasah Tsanawiyah (MTs) Zikir Fikir yang terletak di Desa Tik Teleu, Kecamatan Pelabai, Kabupaten Lebong, Kamis (11/01/2018), sekitar pukul 10.30 WIB, dikunjungi tamu-tamu penting dan istimewa.
Tamu penting dan istimewa yang berkunjung secara tiba-tiba alias tanpa pemberitahuan resmi sebelumnya itu adalah Sekda Lebong, Mirwan Effendi, Kapolsek Lebong Atas, Kuat Santosa, Kabag Kesejahteraan Rakyat Setda Lebong Pabil, dan Budi, utusan Toyota Agung Automall Bengkulu.
Tak pelak, kunjungan mendadak itu membuat sang kepala sekolah setingkat SLTP itu menyambut para tamu dengan ala kadar dan seadanya.
“Mereka datang mendadak. Saya diberitahu oleh staf Sekda. Lantas bergegas ke sini,” kata Kepsek MTs Zikir Fikir, Sukamdani.
Kata Sukamdani, setelah hampir delapan tahun berdiri, ini kali kedua sekolah-nya dapat kunjungan tamu penting. Yang pertama adalah seorang staf dari Kantor Wilayah Kemenag pada 2016 lalu.
Sukamdani menuturkan, kondisi sekolah yang berlokasi di pinggiran ibukota Kabupaten Lebong ini memang tergolong memprihatinkan.
Dibangun oleh beberapa pemuda setempat pada 2011, kondisi gedung tak layak digunakan untuk proses belajar mengajar.
Gedung sekolah terbuat dari setengah papan, terdiri dari dua ruangan yang kemudian disekat sehingga menjadi empat ruangan.
“Tiga ruang untuk kelas, satu ruang untuk guru, TU, kepala sekolah dan perpustakaan,” sebut alumnus magister pendidikan itu.
Gedung sekolah yang kini mendidik 34 murid itu adalah milik bangunan desa. Dengan dukungan 9 tenaga pengajar,
Meski hanya berjarak sekitar 3 kilometer dari Kantor Bupati Lebong, selama delapan tahun terakhir, MTs Zikir Fikir miskin perhatian apalagi bantuan.
Saat ini sekolah tersebut hanya memiliki sembilan tenaga pengajar semuanya merupakan honorer yang digaji Rp 100 ribu per bulan.
Sukamdani menuturkan, kedatangan Sekda dan rombongan bertujuan melihat secara langsung kondisi sekolah. “Beliau mau melihat dan memastikan kebenaran informasi tentang kondisi sekolah,” kata Sukamdani.
MTs Zikir Fikir sudah sejak lama menyampaikan keluh-kesah soal keterbatasan pengelola sekolah kepada sejumlah pihak. Tak cuma lewat proposal yang hampir tiap tahun diajukan, bahkan dengan strategi lain di dunia maya.
“Memang belakangan sekolah ini menjadi viral setelah diekspos media nasional, kompas.com,” kata Sukamdani.
Lantas bagaimana respon Sekda Mirwan Effendi usai meninjau langsung MTs Zikir Fikir?
“Beliau menyampaikan keprihatinan dan meminta kami mengajukan proposal yang ditujukan langsung ke Bupati Lebong,” ungkap Sukamdani.
Penulis: Jean Freire








