LEBONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong terus berupaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat melalui program “Lebong Terang dan Menyala”. Memasuki tahap kedua, Pemkab Lebong menyiapkan anggaran sebesar Rp2,8 miliar untuk pengadaan dan pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU).
Bupati Lebong Azhari, S.H., M.H. mengatakan anggaran tersebut telah dialokasikan dalam APBD Kabupaten Lebong tahun 2026. Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan penerangan di sejumlah ruas jalan yang membutuhkan.
“Pemkab Lebong telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,8 miliar dalam APBD Kabupaten Lebong tahun 2026 khusus untuk pengadaan serta pemasangan LPJU,” ujar Azhari.
Menurutnya, keberadaan penerangan jalan tidak hanya memperindah kawasan, tetapi juga memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat, khususnya pada malam hari.
Penerangan yang memadai diharapkan dapat membuat masyarakat merasa lebih aman dan nyaman ketika melintas maupun melakukan aktivitas pada malam hari.
Sasar Empat Kecamatan
Pada pelaksanaan tahap kedua, pemasangan LPJU akan difokuskan pada sejumlah wilayah yang menjadi jalur strategis masyarakat.
Adapun wilayah yang menjadi sasaran meliputi Kecamatan Amen, Lebong Tengah, Lebong Sakti hingga Kecamatan Bingin Kuning.
Pemkab Lebong menargetkan pemasangan lebih dari 200 titik LPJU pada ruas-ruas jalan strategis di wilayah tersebut.
Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan penerangan dan kondisi jalan di masing-masing wilayah.
“Program pemasangan LPJU ini kita laksanakan secara bertahap. Untuk tahap kedua ini meliputi Kecamatan Amen, Lebong Tengah, Lebong Sakti dan Kecamatan Bingin Kuning,” jelas Azhari.
Diharapkan Tekan Risiko Kecelakaan
Bupati Azhari berharap program “Lebong Terang dan Menyala” dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Dengan semakin banyaknya ruas jalan yang memiliki penerangan, pemerintah berharap risiko kecelakaan lalu lintas maupun potensi tindak kriminal di jalan pada malam hari dapat ditekan.
Selain itu, penerangan jalan juga diharapkan mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi yang berlangsung hingga malam.
Azhari turut mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas LPJU yang telah dibangun pemerintah.
“Lampu penerangan jalan ini merupakan fasilitas untuk masyarakat. Karena itu, mari kita jaga dan rawat bersama agar dapat bertahan lama dan terus memberikan manfaat,” pesannya.
Melalui kelanjutan program tersebut, Pemkab Lebong berharap penerangan di wilayah-wilayah strategis semakin merata. Lebong Terang dan Menyala pun diarahkan bukan sekadar menghadirkan lampu di sepanjang jalan, tetapi menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman dan mendukung aktivitas masyarakat. (Adv)










