263 Peserta Ikut Seleklsi Guru Agama Desa di Rejang Lebong

REJANG LEBONG,sahabatrakyat.com Seleksi penerimaan Guru Agama Desa (GAD) Tahun anggaran 2022 sedang dilaksanakan oleh Pemkab Rejang Lebong melalui Bidang Kesranya. Saat ini panitia tengah melaksanakan seleksi tes tertulis dan wawancara kepada 263 orang pendaftar yang berasal dari 15 Kecamatan dan 156 Desa Kelurahan di wilayah tersebut. Seperti yang terpantau pada Senin 06/12/2021 kemarin,

Menurut penjelasan Kabag Kesra Setkab Rejang Lebong Herwin Hijaya K, peserta yang mengikuti seleksi tes tertulis dan wawancara tersebut adalah peserta yang telah dinyatakan lulus secara administrasi selama proses pendaftaran pada 1-3 Desember lalu. Dimana jumlahnya sebanyak 263 orang, sementara yang nantinya akan diangkat sebanyak 156 orang yang artinya akan ada 107 orang yang dinyatakan tidak lulus.”Alhamdulillah semua yang mendaftar lulus administrasi dan bisa mengikuti tes tertulis dan wawancara hari ini, jumlahnya ada 263 orang, dan yang nanti akan di SK kan sebagai GAD sebanyak 156 orang sesuai dengan jumlah desa dan kelurahan yang ada di 15 Kecamatan di Rejang Lebong ini,”jelas Herwin.

Terkait dengan peserta yang diprioritaskan lulus dijelaskan oleh Herwin adalah peserta yang sudah memiliki kemampuan di bidang agama, dan mampu menjadi imam serta khotib di masjid yang ada di desa dan kelurahan tempat mereka tinggal. Sebab yang akan diambil nantinya diutamakan adalah pendaftar yang berdomisili di desa atau kelurahan tempat mereka tinggal dibuktikan dengan surat keterangan dan direkomendasikan oleh Kades atau Lurah setempat.

“Pendafrar ini nanti akan ditempatkan berdasar domisili pendaftar diperkuat oleh surat rekomendasi dari Kades atau lurah yang membenarkan mereka tinggal lokasi setempat, ini penting sebagai optimalisasi mereka dalam menjadi GAD nantinya,”ujar Herwin.

Selain itu lanjut Herwin untuk memberikan kesempatan kepada warga masyarakat Rejang Lebong baik laki-laki maupun perempuan untuk menjadi GAD, panitia tidak lagi mencatumkan persyaratan minimal S1 melainkan minimal pendidikan Madrasyah Aliayh (MA) sederajat yang memiliki kecakapan dibidang agama islam.

“Selain itu GAD tidak boleh terlibat partai politik, kemudian tidak sedang terikat dengan dinas instansi lain, misalkan honorer Dinas Instansi baik vertikal maupun horizontal, untuk usia minimal 20 tahun maksimal 45 tahun, dan berdomisili di wilayah yang akan ditempatkan nanti,”lanjutnya.

Disinggung besaran honor yang akan didapatkan oleh 156 GAD nantinya, selama satu tahun bertugas per 1 Januari 2022 mendatang. Herwin mengatakan sesuai dengan anggaran yang sudah diajukan dan disetujui dalam APBD tahun 2022 masing-masing GAD akan mendapatkan honor sebesar Rp 1.000.000,00 perbulannya.

Berdasar pantauan dalam pelaksanaan seleksi GAD di Gedung Pola Pemkab Rejang Lebong, para peserta selain diberikan tes tertulis juga diminta oleh tim penguji sebanyak 7 orang yang terdiri dari dosen-dosen IAIN Curup dan Kemenag Rejang Lebong untuk membaca Alquran, kemudian wawancara mengenai masalah keagamaan dan visi-misi peserta mengikuti seleksi.(brn)