Aksi Pengeroyokan di Depan Unras, 2 Pelaku Terancam 7 Tahun Penjara

Polres Bengkulu Utara menggelar press release terkait kasus pengeroyokan anak di bawah umur/Foto: Firman-sahabatrakyat.com

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Dua dari enam terduga pelaku pengeroyokan yang terjadi di depan Universitas Ratu Samban Arga Makmur pada Minggu (4/4/2021) lalu
sudah diamankan polisi. Mereka adalah FZ (16 tahun) dan IF (15 tahun)–keduanya
warga Kecamatan Padang Jaya.

“FZ dan IF dijerat Pasal 170 ayat (2) ke 1E KUHP, subsider Pasal 351 ayat (1) KUHP
dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” ujar Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Anton Setyo Hartanto, SIK, MH melalui KBO Reskrim Iptu M Asnawi saat press release di halaman Reskrim Polres Bengkulu Utara, Jumat (23/4/2021).

Kasus pengeroyokan itu bermula pada Minggu (4/4/2021) sekira pukul 01:30 WIB korban,
yang masih dibawah umur, bersama teman-temannya melihat pesta pernikahan di Dusun
Curup. Saat pulang mereka memutar lewat Kemumu menuju Arga Makmur.

Lalu setibanya di jalur dua, tepatnya di depan Universitas Ratu Samban, sepeda motor
yang dikendarai korban diserempet oleh dua orang yang juga menggunakan sepeda motor
sehingga korban pun terjatuh ke trotoar.

Korban yang baru saja berdiri tiba-tiba dikeroyok oleh 6 orang. Para pelaku memukul
kepala korban berkali-kali secara bersamaan. Ada juga yang mencoba menusuk kepala
korban dengan menggunakan sebilah pisau, namun korban sempat menangkis dengan tangan kiri sehingga korban terkena sayatan pisau tersebut.

Tak lama rekan-rekan korban datang dan para pelaku pergi meninggalkan korban. Korban
lantas dilarikan ke RSUD Arga Makmur. “Terjadi selisih paham antara korban dan
pelaku sehingga terjadilah aksi pengeroyokan tersebut,” ujar Asnawi terkait pemicu
aksi penganiayaan itu.

Hasil penyelidikan, pisau stainless sepanjang 27 cm itu sudah disiapkan FZ sebelum
melakukan aksi penganiayaan tersebut. Sementara dari hasil visum et repertum, korban
mengalami luka di bagian kepala dan luka tusuk.


Pewarta: MS Firman