AMPI Mengutuk Politisasi Jahat atas Wabah Corona

Yudi Harzan SH

BENGKULU, sahabatrakyat.com- Ketua AMPI Provinsi Bengkulu Yudi Harzan SH menyampaikan pesan kepada seluruh pemangku kebijakan agar mengakhiri sandiwara politik dengan memanfaatkan isu virus Corona (Covid-19).

Pernyataan ini diberikan terkait ramainya sosial media hari ini tentang beredarnya video yang diduga dibuat oknum tertentu dengan isu Walikota menutup lokalisasi dan Gubernur menutup masjid.

Menurut Yudi, isu yang diedarkan itu berbahaya dan tidak sehat. “Ini memecah belah kita. Bukan hanya virus Corona yang kita hadapi, tapi virus pencitraan yang memiliki narasi jahat, Corona politik ini lebih buruk bagi kehidupan berbangsa kita,” ujar Yudi.

Kata Yudi, pencitraan ini sudah terlalu berlebihan. Kita semua memahami bahwa masyarakat sudah antipati terhadap isu-isu yang sengaja di blow-up tersebut. Saya mewakili pikiran masyarakat. Semua sudah marah dan kecewa terhadap apa yang sedang dipertontonkan.

“Berjuang sajalah sebaik-baik mungkin. Suara rakyat yang diberikan itu adalah amanah untuk menjaga kepentingan kehidupan rakyat. Jangan sampai elit kita hanya dikenang sebagai pembuat onar dan gaduh di masyarakat,” tambah Yudi.

Yudi menegaskan, seharusnya elit politik bisa lebih berhati-hati dalam menyampaikan pesan ke publik. Terlalu mengharapkan simpati berlebihan justru akan menimbulkan penolakan.

“Cobalah apapun yang disampaikan harus berangkat dari perspektif masyarakat; pesan hangat dalam persatuan.

Seharusnya dalam menghadapi pandemi global virus Corona (Covid-19) dibutuhkan kerjasama yang baik antara pemerintah di setiap tingkatan. Dan membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah. Tanpa itu omong kosong kita bisa melewati ujian krisis kemanusiaan saat ini, ujarnya.

Yudi mengimbau masyarakat di Provinsi Bengkulu untuk tidak ikut dalam arus perpecahan yang disiapkan oleh oknum politik tertentu. “Kita harus guyub, rukun dan gotong royong. Perhatikan saudara kita di sekeliling, jangan sampai ada saudara kita yang tidak makan. Jika itu terjadi akan menjadi dosa besar bagi kita semua,” katanya.

AMPI Provinsi Bengkulu, lanjut Yudi, dalam waktu dekat akan menyerahkan bantuan APD dan alat-alat lainnya yang akan diserahkan ke Rumah Sakit Umum Daerah M. Yunus.

“Bantuan tersebut didapatkan dari pengumpulan dana internal pengurus AMPI sendiri beserta sumbangan dari masyarakat Bengkulu,” tandas Yudi.


Pewarta: Aka Budiman