Bawa Sajam dan Kulit Hewan Dilindungi, Dua Pemuda Air Kati Diamankan Polisi

REJANG LEBONG, sahabatrakyat.com– Anggota Polsek Padang UlakTanding (PUT), Selasa (13/7/2021), mengamankan dua orang warga Desa Air Kati, Kecamatan PUT lantaran kedapatan membawa senjata tajam jenis pisau dan kulit hewan dilindungi jenis tringgiling seberat 1kg yang siap jual.

Menurut Kapolres AKBP. Punji Prayitno melalui Kapolsek PUT IPTU. Tomi Sahri, diamankannya kedua pemuda asal Air Kati masing-masing berinisial Su alias Yan (28) dan To alias Pik (18) tersebut bermula saat pihaknya melakukan giat razia di jalan lintas Curup-Lubuk Linggau tepatnya di depan Mapolsek PUT dalam rangka mencegah dan menekan angka kriminalitas di wilayah tersebut.

“Kita amankan keduanya saat kita menggelar razia pada Selasa sekitar pukul 10.30 WIB kemarin di depan Mapolsek, dimana keduanya kedapatan membawa sajam jenis pisau dan kulit hewan tringgiling,”terang Tomi.

Saat digelar razia R2 dan R4 tersebut, melintas kedua pelaku dengan menggunakan sepeda motor jenis Revo, selanjutnya petugas meminta keduanya untuk menghentikan laju kendaraannnya dan selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap surat kendaraan dan barang bawaan. Saat itulah terang Tomi keduanya menunjukkan gerak-gerik mencurigakan.

“Saat anggota meminta menujukkan surat kendaraan, keduanya terlihat mencurigakan, kemudian anggota langsung melakukan penggeledahan terhadap kedua pelaku,”ujar Tomi.

Alhasil anggota menemukan satu bilah pisau  yang diselipkan di pinggang sebelah kanan oleh pelaku Su, kemudian di dalam jok sepeda motor ditemukan pula bungkusan plastik warna hitam yang di dalamnya ada kulit tringgiling seberat 1kg yang diduga akan dijual oleh kedua pelaku.

“Saat ini kedua pelaku sedang kita lakukan pemeriksan lebih lanjut, kemudian barang bukti juga sudah diamankan di Polsek PUT untuk kepentingan penyidikan,” sampai Tomi.

Sementara untuk pasal yang disangkakan kepada kedua pelaku, menurut Tomi adalah pasal 2 ayat 1 Undang Undang Darurat  Nomor 12 Tahun 1951 dan Undang Undang Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konserpasi Sumber Daya Alam (KSDA) Pasal 21 ayat 2 Huruf d dengan ancaman 5 tahun penjara.(brn)