Buron Usai Jambret Hape di Manna, Remaja Kaur Diciduk di Kota Bengkulu

Gi (membelakangi), tsk jambret di Kota Manna, diringkus petugas di Kota Bengkulu

BENGKULU SELATAN, sahabatrakyat.com– Anggota Satresnarkoba Polres Bengkulu Selatan (BS) akihirnya berhasil membekuk pelaku penjambretan yang kabur dan sudah ditetapkan daftar pencarian orang (DPO).

Pelaku yang baru dibekuk ini adalah Gi (15 tahun), warga Kabupaten Kaur. Gi yang merupakan sudah putus sekolah ini dibekuk Jum’at (30/10/2020) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB di salah satu rumah kerabat orang tuanya di Perumnas Padang Kemiling, Kota Bengkulu.

Sebelumnya, polisi udah membekuk Ju (17 tahun) warga Kaur. Ia merupakan salah satu pelaku penjambretan terhadap korban Septi Susilawati (15 tahun), pelajar di salah satu SMA sederajat di Bengkulu Selatan (BS).

Kapolres BS, AKBP Deddy Nata SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Rahmat Hadi Fitrianto SH SIK didampingi Kanit Pidum, Ipda M Bintang Azhar mengatakan, aksi jambret terjadi pada Kamis (8/10/2020) sekitar pukul 16:45 WIB di jalan raya Kelurahan Kayu Kunyit, Manna.

Ju berhasil dibekuk pada Selasa (20/10/2020) sekitar pukul 16:40 WIB tepat di depan warung manisan di Desa Selika II. Saat itu Ju sedang duduk santai depan warung tersebut.

Sedangkan Gi, saat didatangi ke rumah orang tuanya, sudah kabur. Kemudian diketahui Gi berada di Kota Bengkulu. Hingga akhirnya Tim Totaici Satreskrim Polres BS memburunya ke Kota Bengkulu.

“Kedua pelaku, semuanya sudah berhasil kami bekuk, saat ini sudah kami tahan untuk proses lebih lanjut,” terang M Bintang Azhar.

Sekadar mengingatkan, pada Kamis (8/10/2020) sekitar pukul 16: 45 WIB di jalan raya Kelurahan Kayu Kunyit, Manna, korban bersama rekannya Daiva Yusela (15 tahun)– juga pelajar yang merupakan warga Desa Beringin Datar, Luas, Kaur, berboncengan sepeda motor.

Daiva yang mengemudi, sedangkan korban dibonceng. Keduanya berjalan dari pantai pasar bawah menuju rumah sepupunya di Kelurahan Kayu Kunyit, Manna.

Hanya saja sesampainya di jalan raya Kelurahan Kayu Kunyit, korban dipepet dari sebelah kiri oleh dua laki-laki yang tidak dikenal mengendarai satu unit sepeda motor.

Saat itu korban sedang main hape di atas sepeda motor saat salah satu dari kedua pria tersebut tiba-tiba merampasnya. Korban yang tak menduga berusaha mempertahankan hape.

Aksi tarik-menarik hape itu berhenti setelah pelaku menendang sepeda motor yang dikendarai oleh korban dan kawannya sampai terjatuh.

Melihat korban terjatuh, pelaku langsung merampas hape korban dengan mudah. Setelah itu kedua pelaku melarikan diri ke arah Kecamatan Bungas Mas bersama hape seharga Rp 3 juta itu.


Pewarta: Jean Freire