Capaian Vaksin Bengkulu Rendah, Rohidin: Awal November Target 50 Persen

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat menghadiri Serbuan Vaksin Massal di GOR Curup, Rejang Lebong, Kamis (28/10/2021)/Foto: brn-sahabatrakyat.com

REJANG LEBONG, sahabatrakyat.com– Capaian vaksinasi di Provinsi Bengkulu masih terbilang rendah dari target yang ditetapkan. Hingga akhir Oktober 2021, capaian vaksinasi masih di bawah 50 persen.

Bahkan akibat masih rendahnya capaian target vaksin itu, sejumlah kabupaten kembali turun level, seperti di Rejang Lebong yang kembali ke level 3. Hal ini membuat Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah memutar otak.

Salah satu langkah yang diambil Pemerintah Propinsi Bengkulu untuk menaikkan capaian vaksin Covid-19 dengan melaksanakan serbuan vaksin massal seperti yang dilaksanakan di GOR Curup, Kamis (28/10/2021) serta di seluruh Kabupaten/kota yang ada.

Harapannya, menurut Rohidin, langkah tersebut dalam meningkatkan capaian vaksinasi di masyarakat hingga 50 persen diawal November ini.

“Capaian vaksin masih rendah termasuk di Rejang Lebong ini, melalui kegiatan serbuan vaksin massal dalam rangka sumpah pemuda ini, harapannya capaian vaksin bisa meningkat, bahkan awal November nanti sudah mencapai 50 persen”, ujar Rohidin kepada wartawan di GOR Curup tadi.

Dilanjutkan Rohidin jika pelaksanaan vaksin massal yang dilaksanakan serentak bisa menembus 2000 hingga 3000 warga yang divaksin, maka warga di Propinsi Bengkulu yang divaksin bisa mencapai 30.000 orang.

“Jika target tercapai, maka bisa menambah jumlah capaian vaksin, kalau masing-masing kabupaten bisa sampai target 2 ribu hingga 3 ribu orang yang divaksin, maka jumlah hari ini akan meningkat menjadi 30 ribu,” sampainya.

Dalam kesempatan itu, Rohidin juga meminta agar seluruh Puskesmas di Propinsi Bengkulu dalam melayani lebih maksimal vaksinasi, termasuk pada hari libur, tak hanya itu Puskesmas juga diminta untuk membuat tim vaksinasi yang terdiri dari tiga sampai lima tim.

“Untuk terus meningkatkan target capain vaksin, saya minta seluruh Puskesmas lebih maksimal, melayani masyarakat, turun ke desa dan kelurahan yang ada, bentuk tim vaksinasi, meski hari libur tetap layani, stok vaksin kita banyak, tidak ada alasan vaksin kosong,” tegas Rohidin.

Selain itu, Rohidin meminta agar satgas covid di desa/kelurahan khususnya di Rejang Lebong, kemudian pemerintah desa kelurahan dapat lebih aktif dalam menghimbau, mengajak masyarakat di wilayah masing-masing untuk vaksin.

“Saat ini memang virus covid sudah menurun namun bukan berarti sudah hilang total, hingga membuat kita lengah, vaksin salah satu cara kita untuk mengantisipasi dan meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga menjadi sangat penting, jika kita sehat, maka pemulihan ekonomi kita bisa kembali,” tandasnya. (brn)