Cegah Penularan Covid-19 di Malam Tahun Baru, Polda Bengkulu Gelar Patroli Skala Besar

Patroli skala besar digelar Gabungan Satgas Penanganan Covid-19 pada Kamis malam (31/12/2020) guna cegah kerumunan/Foto: Ist

BENGKULU, sahabatrakyat.com– Kapolda Bengkulu Irjen Pol Teguh Sarwono menyatakan situasi dan kondisi Bengkulu di malam pergantian tahun tahun 2020 berjalan dengan lancar dan tertib. Target mencegah kerumunan agar tak tercipta kluster baru penularan Covid-19 tercapai signifikan.

Hal itu disampaikan Kapolda usai melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah titik posko terpadu pengamanan Natal dan Tahun Baru di wilayah Kota Bengkulu, pada Kamis malam mulai pukul 21.00 sampai dengan 24.00.

Monitoring lapangan ke posko itu diawali dari Pokso Terpadu Natal dan Tahun Baru Bandara Fatmawati Sukarno, lalu ke Posko Simpang Lima, dilanjutkan ke Posko Bajak dan berakhir di Sport Center Pantai Panjang.

Dalam kesempatan itu, Kapolda bersama Pejabat Utama Polda Bengkulu lainnya memberikan bingkisan pada anggota yang sedang bertugas. Bingkisan diberikan sebagai motivasi bagi mereka yang di lapangan. Petugas juga diingatkan untuk tetap menjaga Prokes Covid-19 karena mereka sangat rentan karena kontak langsung dengan masyarakat.

Teguh Sarwono mengatakan, untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif lewat operasi Lilin Nala itu Polda Bengkulu dan Polres jajaran menurunkan
650 personil.

Ia menjelaskan, ada dua pola yang diterapkan dalam operasi Lilin Nala 2020, yakni pola pengamanan dan pola pelayanan.

Pola pengamanan difokuskan untuk mengantisipasi kerawanan di suatu lokasi keramaian dan kerumunan dan rawan lainnya. Termasuk di dalamnya mengantisipasi tindak kriminal seperti curas, curat, curanmor, balap liar dan lainnya.

Ia mengatakan, untuk mengatasi kerumunan, petugas mengacu ke Surat Edaran Walikota terkait pembatasan aktivitas atau kegiatan. Misalnya melarang kerumunan atau keramaian di tempat wisata.

Kapolda menegaskan, lokasi wisata sendiri akan ditutup selama tiga hari demi mencegah kluster baru penyebaran Covid-19.

Bagi pelaku pelanggaran, kata Kapolda, tentu ada sanksi seperti yang sudah diatur dalam peraturan walikota. Baik berupa sanksi administrasi, sanski sosial bahkan bisa dipidana.

Karena itu ia mengimbau dan mengajak semua pihak untuk mematuhi aturan dan ketentuan yang sudah ditetapkan pemerintah, khususnya dalam mencegah penularan Covid-19.

Patroli Skala Besar

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno menambahkan, selain operasi Lilin Nala, di malam pergantian tahun itu juga berlangsung patroli skala besar Gabungan Satuan Tugas atau Satgas Aman Nusa II Pencegahan Covid-19 yang dipimpin oleh Karo Ops
Kombes Pol Dede Alamsyah.

Usai apel di halaman Mapolda, Gabungan Satgas Aman Nusa II Pencegahan Covid-19 itu langsung menggelar patroli di sejumlah titik yang biasanya ramai. Seperti jalan-jalan protokol dan lokasi kuliner atau tempat-tempat nongkrong di Kota Bengkulu.

Selain menegur menegur dan membubarkan masyarakat yang berkerumun, petugas juga memberikan imbauan dan sosialisasi terkait maklumat Kapolri tentang pelarangan kegiatan yang menimbulkan keramaian.

Sementara itu, Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi yang memimpin patroli Tim Yustisi Satpol PP Kota Bengkulu juga langsung menegur pengusaha kuliner yang belum menerapkan protokol kesehatan.

Kepada pemilik usaha, Wawali misalnya meminta supaya jarak duduk pengunjung di atur jaraknya, diberi sekat atau disusun menyilang agar satu pengunjung dengan lainnya tidak berdekatan.


Pewarta: Jean Freire