Duet Rohidin-Rosjonsyah Tinggal Restu PDIP

ROHIIDIN – ROSJONSYAH

BENGKULU, sahabatrakyat.com- Parta Golkar tampaknya sudah memastikan tiket calon gubernur di Pilgub Bengkulu 2020 ke Rohidin Mersyah. Sementara siapa pasangannya tinggal menunggu keputusan PDIP.

Ada dua nama kader PDIP yang digadang-gadang. Yakni Rosjonsyah dan Dadang Mishal. Namun Dadang sudah dipasangkan ke Ahmad Hijazi. Itu bisa dibaca kalau Rosjonsyah bakal gandeng ke Rohidin.

Soal bakal berpasangannya Rohidin-Rosjonsyah itu kembali dibahas dalam pertemuan yang berlangsung Sabtu malam (22/08/2020) dimana keduanya berjumpa di salah satu hotel di Kota Bengkulu.

Dilansir RRI Bengkulu, pertemuan itu juga melibatkan petinggi DPW PPP Provinsi Bengkulu.

Usai bertemu Rohidin, Rosjonsyah tidak menampik kalau pertemuan kali ini sudah khusus antar kandidat.

“Insya Allah, kalau PDI Perjuangan yang memiliki 7 kursi di DPRD Provinsi Bengkulu akan keluar rekomendasi sebelum tanggal 30 Agustus ini. Soal kepada siapa diberikan, jelasnya pasti kader partai. Tapi apakah kepada saya atau kader yang lainnya, belum bisa diketahui,” katanya.

Bupati Lebong itu mengaku tidak ingin menutup-nutupi lagi. Ia meyakini akan berpasangan dengan Ketua DPD 1 Partai Golkar Provinsi maju pada Pilgub Bengkulu tahun ini.

“Saya sudah sangat sepaham dengan beliau (Rohidin, red). Apalagi pembicaraan terkait Bengkulu, bagaimana membentuk sistem good goverment, yang tentunya harus tersistem dengan baik. Artinya ilmu saya juga digunakan oleh Pak Rohidin, dan begitu juga sebaliknya, sehingga kita saling mengisi untuk bisa merubah mindset,” ucapnya.

Sementara Rohidin ketika dikonfirmasi mengatakan, pertemuan antara dirinya dengan Rosjonsyah hanya mengobrol malam biasa saja dan sudah berdampingan. Mengingat untuk perkembangan dukungan, baik di internal PDI Perjuangan yang juga memiliki 7 kursi di DPRD Provinsi, dan khususnya Golkar, masih bersifat menunggu.

“Saat ini memang saling menunggu saja dulu, karena belum tentu nantinya PDI Perjuangan memasangkan Pak Rosjonsyah dengan saya. Kalau Golkar, sudah pasti ke kita,” terangnya.

Bagaiamana dengan PPP?

“Dengan PPP, silaturahmi dulu,” tutup Rohidin.


Sumber: rri.co.id/RRI Bengkulu | Editor: Jean Freire