Hendak Melarikan Diri dan Melawan, Tersangka Pembunuhan Ditembak

Konferensi Pers Polres Mukomuko terkait penangkapan tersangka pembunuhan di warung tuak/Foto: Ist

MUKOMUKO, sahabatrakyat.com– Hanya dalam tempo sekitar 8 jam personil Sat Reskrim Polres Mukomuko sukses mengungkap tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam di salah satu warung tuak hingga memakan korban jiwa yakni Eko (30 tahun) warga Desa Pasar Bantal Kecamatan Teramang Jaya Kabupaten Mukomuko.

Adapun tersangka yang berhasil ditangkap adalah NR (30 tahun), warga Pulau Kidak Kabupaten Muratara, Provinsi Sumatera Selatan, yang berdomisili di Desa Nelan Indah Kecamatan Teramang Jaya Kabupaten Mukomuko.

Pelaku dibekuk Rabu (10/2/2021) sekitar pukul 03.00 WIB. Saat hendak diringkus pelaku mencoba melarikan diri naik mobil travel yang telah dipesan pelaku.

Saat itu pula, pelaku sempat melakukan perlawanan dan masih menguasai senjata tajam jenis pisau yang digunakan pelaku menusuk korban. Sehingga polisi terpaksa melumpuhkan korban dengan timah panas di bagian kaki sebelah kanan.

“Setelah melakukan penusukan, pelaku , langsung memesan travel menuju ke Bengkulu. Rencana pelaku, akan langsung pulang ke kampungnya di Lubuk Linggau. Namun belum terselesaikan niatnya untuk melarikan diri, pelaku berhasil ditangkap,” ungkap Kapolres Mukomuko, AKBP Andy Arisandi SH SIK MH di Mapolres Mukomuko saat press Konference, kemarin ( Kamis, 11/02/21 ).

Ditambahkannya, saat itu juga pelaku langsung digelandang ke Mapolres Mukomuko untuk dilakukan pemeriksaan lebih dalam guna mengetahui motif penusukan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Sampai sekarang masih dalam pemeriksaan intensif oleh penyidik. Ini juga untuk memastikan, selain pelaku ini, apakah masih ada pelaku lain yang diduga ikut terlibat dalam kasus tersebut. Dan saat ini, penyidik sudah memeriksa 3 orang saksi-saksi,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan saksi sementara, lanjut Kapolres, penikaman terhadap korban atas nama Eko (30) warga Desa Pasar Bantal Kecamatan Teramang Jaya itu, terjadi di warung tuak milik Yanti, di Desa Sido Makmur Kecamatan Teramang Jaya, Selasa (9/2) sekitar pukul 19.00 WIB malam.

Saat itu korban sedang mencuci piring di belakang warung dan terdengar oleh pemilik warung sedang cekcok dengan Nasran (50 tahun) warga Desa Nelan Indah, Kecamatan Teramang Jaya.

Pada saat itu, tersangka ini mengambil pisau di dapur dan langsung menikam tubuh korban sebanyak 7 kali di sejumlah bagian tubuh.

“Pelaku yang sudah berlumuran darah sempat akan lari, namun sesampainya di depan pintu, korban terjatuh dan meninggal dunia,” ungkapnya.


Pewarta: Jean Freire