Hipnotis Korban di Benteng, 2 Warga Linggau Ditangkap di Kepahiang

Dua pelaku hipnotis diamankan din Pollees Kepahiang

KEPAHIANG, sahabatrakyat.com Personil Sat Reskrim dan Sat Lantas Polres Kepahiang Polda Bengkulu berhasil menangkap dua orang tersangka pelaku hipnotis berinisial HN (28 tahun) dan SI (29 tahun) yang merupakan warga Kota Lubuk Linggau, Provinsi Sumatera Selatan.

Kapolres Kepahiang AKBP Suparman M.Ap., melalui Kasat Reskrim IPTU Weliwanto Malau, S.Ik., dalam releasenya hari ini (22/06/2021) mengungkapkan, kedua tersangka ditangkap sekira pukul 10.00 WIB.

“Kedua tersangka kami tangkap di puncak perbatasan Kabupaten Bengkulu Tengah- Kepahiang,” katanya.

Dijelaskan oleh Kasat Reskrim, penangkapan kedua tersangka berawal dari informasi masyarakat yang menyampaikan adanya peristiwa hipnotis dimana tersangkanya melarikan diri ke arah Kabupaten Kepahiang.

Setelah mengidentifikasi kendaraan yang digunakan oleh tersangka yakni Daihatsu Xenia warna putih dengan nomor polisi BG 1904 GE, Polres Kepahiang langsung melakukan pencegatan di perbatasan.

Setelah menunggu beberapa saat, kendaraan yang dicurigai akhirnya terlihat dan langsung diberhentikan.

Sesaat setelah berhasil diamankan, personil Polres Kepahiang kemudian melakukan interogasi awal dan diketahui bahwa keduanya baru saja melakukan aksi hipnotis.

”Kedua tersangka melakukan aksinya bersama dengan satu lagi rekannya yang berhasil kabur di Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Benteng.” jelas Kasat Reskrim.

Kasat Reskrim mengatakan, usai melakukan interogasi awal, pihaknya kemudian melakukan penggeledahan terhadap tersangka dan juga kendaraan yang digunakan dan berhasil menemukan sejumlah barang bukti.

”Barang bukti yang berhasil kami sita dari tersangka yakni uang tunai Rp 136 ribu, STNK mobil Daihatsu Xenia warnah putih dengan no pol BG 1904 GE, 1 unit mobil Daihatsu Xenia warna putih dengan no pol BG 1904 GE, 1 Buah KTP an. Sanusi, 1 Buah SIM C an. Sanusi, 1 buah Sim A an. Sanusi, 1 buah tabungan BRI an. Riko Jutawansa, 1 buah jam tangan warna hitam dengan merk Swis Armi, 1 bah tasbi, 4 buah cincin warna kuning, 1 buah liontin kalung warna kuning, 1 buah kalung warna silver, 1 buah anting-anting warna kuning, serta 1 buah senjata tajam,” kata Kasat Reskrim.


Pewarta: Sumitra Naibaho