Honor THL Rp 200 Ribu Per Bulan, Suharto: Bukan TAPD yang Menentukan!

Suharto Handayani

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Besaran honor Tenaga Harian Lepas (THL) di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bengkulu Utara (BU) Rp 200 ribu per bulan yang dikeluhkan para THL, tidak ditetapkan sepihak oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah.

“Dasar pembayaran honor THL DPA yang disetujui TAPD bukan TAPD yang menentukan besaran pembayaran tersebut, tetapi badan menentukan pagunya, yang menulis besaran 200 ribu bukan kami TAPD, masa TAPD yang mengatur itu,” tegas Suharto Handayani, Kepala Bappedalitbang saat dibincangi di ruang kerjanya, baru-baru ini.

“Yang bilang tidak manusiawi siapa? Yang memberi honornya segitu siapa? Pedumnya ada, maksimal 60 ribu sehari,” tambah Suharto yang juga Sekretaris TAPD. “Namanya recofusing yang penting didahulukan, yang tidak penting disampingkan,” tandasnya.

Fahrudin, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Bengkulu Utara, mengakui upah itu jauh dibawah standar UMP atau upah minimum provinsi. Namun ia berdalih besaran itu sesuai kemampuan daerah.

“Tergantung OPD-nya lagi, karena THL-nya mau bekerja ya segitulah. Sebenarnya semua OPD mau menyesuaikan dengan UMP tetapi dananya tidak ada. Sebelumnya juga dibawah UMP,” terang Fahrudin.

“Harapan kita samakan dengan UMP, namun kita tidak berpatokan seperti itu karena kemampuan daerah, itu juga yang mendasarinya meski jam kerja sama” ungkapnya.

Mengenai dasar hukum DPA yang disetujui TAPD, kata dia, itu juga tergantung ketersediaan anggaran di APBD. “Kembali lagi ke TKS itu berpikir kalau mau kerja yang gaji sebesar itu silakan, mau tidaknya kembali lagi ke THLnya,” tutup Fahrudin.


Pewarta: MS Firman