Kejari Musnahkan Puluhan Kilo Narkoba dan Senpira

Pemusnahan BB oleh Kejari Curup

REJANG LEBONG, sahabatrakyat.com- Kejaksaan Negeri (Kejari) Curup pada Kamis (22 Juli 2021) memusnahkan puluhan kilogram narkoba jenis ganja, sabu dan pil.

Pemusnahan barang haram itu sendiri diketahui dilakukan langsung dihalaman Kantor Kejari bertepatan dengan puncak pelaksanaan hari jadi Kejaksaan yang ke- 61 tahun 2021.

Berdasar pantauan dan data yang didapat, pemusnahan Narkoba beserta senjata pi rakitan (senpira) dan senjata tajam (sajam) tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Syamsul Efendi dan Wakil Bupati Hendra Wahyudiansyah, serta Forkopinda Rejang Lebong.

Sedangkan rincian yang dimusnahkan terdiri dari Narkotika jenis sabu sebanyak 172,57gram, Narkotika jenis ganja sebanyak 23,9 kg dan Narkotika jenis pil sebanyak 5,56 gram. Sedangkan senpira sebanyak 2 pucuk dan 5 bilah sajam. Terlihat pula sejumlah BB lain hasil kejahatan yang ikut dimusnahkan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Rejang Lebong, Yadi Rachmat Sunaryadi kepada wartawan menjelaskan pemusnahan barang bukti yang dilakukan pihaknya tersebut adalah barang bukti dari perkara pidana umum yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht) sepanjang tahun 2021 dengan total perkara sebanyak 30 perkara.

“Hari ini bertepatan dengan
puncak peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-61, kami melaksanakan pemusnahan barang bukti dari 30 perkara tindak pidana umum yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht), semua perkara ini sepanjang tahun 2021,”terang Rachmat.

Barang bukti yang dimusnahkan lanjut Rachmat adalah barang bukti yang sebelumnya hasil sitaan penyidik Polres Rejang Lebong sebagai mitra kerja mereka di lapangan yang dilimpahkan kepada mereka.

Seperti ganja seberat 23,9 kg tersebut adalah hasil pengungkapan ladang ganja oleh jajaran Polsek Sindang Dataran dan Polres Rejang Lebong bulan April 2021 lalu, dimana terpidananya adalah seorang ASN guru SD di wilayah tersebut.

Selain itu dijelaskan Rachmat pemusnahan barang bukti itu adalah sebagai langkah antisipasi terhadap penyalahgunaan atas barang bukti.

“Ini langkah kita mengantisipasi agar tidak ada penyalahgunaan barang bukti, apalagi ini narkoba sangat berbahaya, makanya kita tanpa harus menunggu lama-lama kita langsung musnahkan semua barang bukti yang perkaranya sudah inkracht,”jelas Rachmat.

Ditempat yang sama, Bupati Rejang Lebong Syamsul Efendi menyampaikan apresiasinya atas kinerja aparat penegak hukum, baik itu kejaksaan maupun kepolisian terutama dalam hal pengungkapan kasus tindak pidana yang barang buktinya sudah dimusnahkan tersebut, Syamsul juga berharap agar tindak pidana di wilayah Kabupaten Rejang Lebong semakin berkurang dan masyarakat mulai sadar akan bahanya.

“Kami sangat mengapresiasi atas kinerja penegakan hukum, sebagaimana kita saksikan tadi ada kolaborasi yang sangat baik antara kepolisian dan kejaksaan khususnya dalam pemberantasan narkoba ini, kita saksikan cukup banyak narkoba yang dimusnahkan tadi selain barang bukti lainnya, untuk itu kami juga berharap agar masyarakat atau pelaku kejahatan semakin sadar akan bahayanya dan hukum tentu tidak main-main dan tidak bisa dipermainkan,”ujar Syamsul.

Kapolres Rejang Lebong AKBP. Puji Prayitno juga menyampaikan akan terus berkomitmen bersama pihak kejaksaan menegakkan hukum di wilayah Kabupaten Rejang Lebong, sesuai dengan tupoksinya masing-masing.”Komitmen kami sudah jelas, baik Polres maupun Kejaksaan, kami selalu berkoordinasi bukan hanya Kapolres dan Kajari terkait penegakan hukum ini, namun sampai ke tingkat Polsek dengan para jaksanya, ini adalah bentuk keseriusan kami dalam penegakan hukum,” akhir Puji. (brn)