‘Main’ BBM Bersubsidi, 2 Warga Kota Dibekuk

Dua warga Kota Bengkulu dibekuk petugas atas dugaan pelanggaran niaga BBM, Sabtu (19/6/2021)/Foto: Ist

KOTA BENGKULU, sahabatrakyat.com– Penyidik Subdit Gakkum Dit Polair Polda Bengkulu membekuk dua terduga pelaku pengunjal BBM subsidi jenis solar, Sabtu (19/6/2021) malam di wilayah Pulau Baai, Kota Bengkulu. Mereka adalah Bi dan Na–keduanya warga Kota Bengkulu.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno mengatakan, pelaku dibekuk karena
diduga akan mengangkut BBM yang disubsidi pemerintah untuk dijual ke pelaku
industri. Jumlahnya sekitar dua ribu liter atau 2 ton.

“Tersangka ini dijerat pasal Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang
Minyak dan Gas Bumi Jo. 55. 56 KUHAPidana karena melakukan penyalahgunaan
pengangkutan dan/atau niaga bahan bakar minyak yang disubsidi pemerintah. Ancamannya pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp 60 milyar,” jelas Sudarno.

Sementara itu dalam keterangannya kepada penyidik, Bi mengaku solar itu dibeli dari seseorang berinsial Su. Su yang menghubunginya lewat telepon pada Jumat (18/6/2021) dan menawarkan solar sebanyak 2 ribu liter seharga Rp 5.600 per liternya. Lokasi solar itu disebut ada di SPDN Bina Laut di Jalan Al Baroqah Pulau Baai.

Karena tergiur dengan harga itu, keduanya lantas menyetujui dan sepakat melakukan transaksi pembayaran sebesar Rp 11,2 juta. Uang dibayarkan cash oleh Bi ke Su.

Esoknya, Sabtu (19/6/2021) malam sekitar pukul 20.00 WIB, Bi berangkat dari rumah menuju lokasi pengambilan solar yang sudah dia beli dari Su. Bi sendiri mengendarai Mitsubishi KUDA, sementara rekannya Na mengendarai Panther minibus. Tiba di SPDN Bina Laut, solar pun diisi ke dalam tadmon.

Sekitar pukul 21.00 WIB, proses pengisian solar itu tuntas. Keduanya pun bermaksud melanjutkan rencana. Namun belum jauh perjalanan, mereka sudah keburu dihentikan aparat lalu dibawa ke Kantor Dit Polairud Pulau Baai Bengkulu. (**)